DetikNews
Kamis 21 Februari 2019, 14:20 WIB

Teroris di Temanggung 'Alumni' Filipina Selatan, Terlibat Rencana Teror

Audrey Santoso - detikNews
Teroris di Temanggung Alumni Filipina Selatan, Terlibat Rencana Teror Gedung Mabes Polri (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Polisi menyebut TWA alias Andalus alias Abu Hilwa, terduga anggota kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD), pernah menjalani pelatihan militer di Filipina Selatan. Pada 2016, pemerintah Filipina mendeportasi TWA.

"Dideportasi pada Juni 2016 dari Filipina. (Tujuan ke Filipina) mengikuti pelatihan militer di Basilan, Filipina Selatan," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (21/2/2019).

Dedi menerangkan Abu Hilwa pergi ke Filipina Selatan untuk bergabung dengan kelompok teroris pimpinan Abu Jihad. Setelah dideportasi, lanjut Dedi, Abu Hilwa mengikuti i'dad (persiapan) di Karang Bolong, Anyer, Banten.

"(I'dad) pada Oktober 2016. Dilatih oleh terduga teroris Nanang Kosim," kata Dedi.

Terakhir Abu Hilwa juga diketahui pernah terlibat rencana penyerangan terhadap aparat.






"Pernah merencanakan amaliyah bersama Bambang Eko Prasetyo, Agung Nugroho, Rio Baraka, Juhedi, Ali Abdulloh, Andi Baso, dan Nanag Kosim. Modus operandi melakukan tembakan pada anggota polisi," ucap Dedi.

Polisi menangkap Abu Hilwa saat sedang melakukan razia kendaraan bermotor di Temanggung, Jawa Tengah, pada Kamis (14/2).

Saat itu Abu Hilwa mengendarai mobil dan melarikan diri saat terkena razia ke persawahan. Polisi lalu mengejar dan menangkapnya.
(aud/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed