DetikNews
Kamis 21 Februari 2019, 11:56 WIB

Konsulat Sudah Temui WN Inggris Penampar Staf Imigrasi Bali

Aditya Mardiastuti - detikNews
Konsulat Sudah Temui WN Inggris Penampar Staf Imigrasi Bali Foto: Konsulat sudah temui WN Inggris (Dita-detikcom)
Denpasar - Warga negara (WN) Inggris penampar staf Imigrasi Bali Auj-e Taqaddas menyebut pihaknya dilarang bertemu dengan Konsulat Inggris di salah satu cuitannya. Tudingan itu langsung ditepis jaksa.

"Terkait pernyataan pelarangan pejabat Konsulat Inggris ditolak ke Rudenim, jelas itu pernyataan yang sangat provokatif. Tanggal 8 Februari 2019 pejabat Konsulat Inggris atas nama HM Michael Hancock dan staff datang berkunjung ke rudenim untuk melihat kondisi terdakwa, namun tidak ada protes maupun keberatan terkait kondisi terdakwa," kata Kasi Intel Kajari Badung Waher Tarihoran lewat pesan singkat, Kamis (21/2/2019).




Waher menuturkan saat itu Hancock datang bersama salah seorang stafnya. Waher menyebut Taqaddas dan Hancock juga sempat bertemu tatap muka.

"Semua kegiatan kami tembuskan dan kami informasikan ke konsulat. Mereka cuma mau minta penjelasan proses kalau Taqaddas itu banding dan tanya hak-hak terdakwa aja sih," jelasnya.

Seperti biasa, Taqaddas juga menyampaikan keluhannya terkait pelayanan keimigrasian hingga tudingan soal penganiayaan yang dilakukan jaksa. Waher menyebut pihak konsulat juga sempat mengklarifikasi luka lebam yang dialami warganya itu.

"Sempat ketemu santai aja, dia ngeluh memar. Kami jelaskan, itu luka akibat cengkraman untuk mengendalikan saja. Setelah dijelaskan pihak konsulat paham dan nggak ada masalah," urai Waher.



Dia menambahkan pihaknya juga malah membantu Taqaddas untuk mengajukan syarat banding. Bahkan berkas-berkas itu diantarkan jaksa ke Rudenim Jimbaran untuk ditandatangani terdakwa.

"Pada tanggal 12 Februari 2019, atas arahan Kajari Badung (Sunarko,red) kami dengan inisiatif membantu hak terdakwa untuk menandatangani akta banding, yang dibawa langsung oleh jaksa kami (Triarta) ke Pengadilan Negeri Denpasar," jelasnya.
(ams/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed