Munajat 212 akan Diawali Salat Magrib Berjemaah di Monas

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 20 Feb 2019 16:50 WIB
Yusuf Martak (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Sejumlah organisasi Islam akan mengadakan kegiatan Munajat 212 di Monas pada Kamis (21/2/2019) besok. Kegiatan akan diawali dengan salat Magrib berjemaah serta diisi ceramah dari sejumlah tokoh dan ulama.

"Jadi pertama itu kita adalah salat Magrib berjemaah, terus setelah itu kita melakukan munajat istighasah qubro sampai masuk Isya terus kita berhenti, melaksanakan salat Isya secara berjemaah, setelah itu pembacaan maulid Nabi Muhammad SAW terus tilawatil quran, setelah itu sambutan dari panitia, sambutan dari tokoh," kata Ketum GNPF-Ulama Yusuf Muhammad Martak saat dihubungi, Rabu (20/2/2019).


Yusuf mengatakan panitia kegiatan akan mengundang sejumlah ulama dan habaib. Selain itu, sejumlah tokoh politik yang mempunyai keterkaitan dengan gerakan perjuangan 212 juga akan diundang.

"Pertama, para habaib ada beberapa tokoh politik yang keterkaitan dengan hubungan perjuangan dengan kami, kedekatan orang saja yang memang saja, itu kan diberi, cuma diundang saja," ujar dia.


Salah satu pihak yang diundang adalah capres Prabowo Subianto dan cawapres Sandiaga Uno. Jika hadir, keduanya akan disebut sebagai tamu undangan saja.

"Disampaikan pasti (undangan). Karena nggak ada pilpres, mereka diundang juga," ucap Yusuf.


Dia menjelaskan, doa bersama dilakukan untuk keselamatan bangsa. Peserta juga akan mendoakan Pilpres 2019 agar berjalan dengan baik dan lancar.

"Kalau dari panitia, masalah munajat doa berdoa untuk keselamatan bangsa agar hajat pilpres berjalan dengan baik dan jujur, karena sekarang sudah ada embrio yang sudah mencuat, kita tidak menghendaki," imbuhnya.


Massa yang diperkirakan hadir dalam doa bersama tersebut berjumlah 200 ribu. Surat perizinan kegiatan juga sudah disampaikan panitia ke pihak terkait.

Yusuf berpesan kepada peserta yang hadir untuk ikut berdoa agar bangsa Indonesia dijauhkan dari segala bahaya. Dia juga berharap semua peserta pulang dengan tertib.

"Insya Allah kita seluruh undangan yang hadir agar memanfaatkan doa bersama karena munajat ini agar dikabulkan Allah SWT, agar NKRI dihindarkan dari segala malapetaka dan dihindarkan dari kooptasi-kooptasi tentang kelangsungan kedaulatan negara Indonesia. Itu sangat penting bagi kami," ujarnya.

Tonton 'Seruan Rizieq Shihab untuk Putihkan Monas di Malam Munajat 212'.

[Gambas:Video 20detik]

(knv/fjp)