DetikNews
Senin 18 Februari 2019, 23:56 WIB

Ikut Memukul Penyelidik KPK, Sekda Papua: Emosi Sesaat

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Ikut Memukul Penyelidik KPK, Sekda Papua: Emosi Sesaat Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom
Jakarta - Sekda Pemprov Papua Hery Dosinaen diduga ikut memukuli penyelidik KPK yang sedang bertugas di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Hery mengaku emosional pada saat kejadian tersebut.

"Untuk itu, secara pribadi maupun kedinasan dan atas nama Pemerintah Provinsi Papua, atas emosi sesaat, refleks yang terjadi mengenai salah satu pegawai KPK di Hotel Borobudur," kata Hery setelah diperiksa di gedung Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (18/2/2019).



Hery pun meminta maaf kepada KPK atas perbuatan yang telah dilakukannya. "Sekali lagi, atas nama pribadi dan kedinasan dan Pemprov Papua, (saya) memohon maaf ke pimpinan KPK dan segenap jajaran KPK atas kekhilafan ini," ujar dia.



Selain itu, Hery berharap kerja sama Pemprov Papua dengan KPK tetap berjalan. Dia mengatakan selama ini Pemprov Papua kerap dibantu oleh KPK dalam program pencegahan korupsi.

"Kami selama ini kerja sama didampingi oleh KPK dalam rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi di Provinsi Papua sejak 2016. Kerja sama ini tetap terjalin agar semua pemerintahan menjadi baik dan terarah sesuai ketentuan," ujar dia.



Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan Hery sebagai tersangka penganiayaan penyelidik KPK. Polisi telah memiliki minimal dua alat bukti untuk menetapkan Hery sebagai tersangka.

Berdasarkan hasil gelar perkara, penyidik kemudian meningkatkan status Hery sebagai tersangka. Meski berstatus tersangka, Hery tidak ditahan oleh polisi.

"Tidak ditahan karena kooperatif," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry R Siagian.
(knv/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed