Jokowi Sebut Sudah Ada Perusahaan Bayar Ganti Rugi Kerusakan Lingkungan

Jokowi Sebut Sudah Ada Perusahaan Bayar Ganti Rugi Kerusakan Lingkungan

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 18 Feb 2019 18:08 WIB
Jokowi Sebut Sudah Ada Perusahaan Bayar Ganti Rugi Kerusakan Lingkungan
Foto: Capres Jokowi. (Andhika Prasetya/detikcom)
Jakarta - LSM Greenpeace Indonesia menyebut ada 11 perusahaan belum membayar ganti rugi ke negara akibat kerusakan lingkungan dengan total Rp 18 triliun. Presiden sekaligus capres Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada perusahaan yang sudah membayar ganti rugi ke negara.

"Sepanjang saya ketahui sudah tapi belum... Sudah," ujar Jokowi setelah melepas kontainer ekspor di PT Mayora Indah Tbk, Tangerang, Banten, Senin (18/2/2019).


Saat kembali ditanya, Jokowi mempertegas sudah ada perusahaan yang ganti rugi akibat kerusakan lingkungan. "Sudah," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Jokowi tidak mengetahui secara rinci jumlah perusahaan yang sudah ganti rugi. "Masa saya ngapalin yang begitu?" ujar Jokowi.

Jokowi menambahkan eksekusi tersebut masih berjalan. Dia menyerahkan untuk lebih rinci kepada penegak hukum.

"Ya emang eksekusinnya berjalan dong. Masih berjalan. Kalau tidak ada kasasi masih berjalan. Teknis seperti itu tanyakanlah ke pelaksana-pelaksana di penegakan hukum," ujar Jokowi.


Greenpeace sebelumnya menciut soal ganti rugi kerusakan yang dilontarkan Jokowi saat debat capres. Greenpeace membantah data Jokowi.

"@jokowi sebut telah memenangkan gugatan perdata terhadap 11 perusahaan yang harus membayar ganti rugi akibat kerusakan lingkungan kebakaran total lebih 18 T. Namun, belum ada perusahaan yang membayar ganti rugi pada negara sepeser pun," tulis Greenpeace melalui akun Twitternya.

Cuitan itu direspons Koordinator jubir Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dahnil menilai Jokowi menebar kebohongan karena denda Rp 18 triliun belum dieksekusi.

"Kasihan Pak Jokowi dibohongi terus oleh pembantunya. Akhirnya beliau dengan ringan terus menyebarkan kebohongan," tulis Dahnil.


Saksikan juga video 'BPN: Kredibilitas Jokowi Makin Hari Makin Menurun':

[Gambas:Video 20detik]

(dkp/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads