Kompensasi BBM Hanya Naikkan Citra SBY-JK
Jumat, 16 Sep 2005 18:29 WIB
Jakarta - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menolak kenaikan harga BBM. Mahasiswa pun mengancam akan turun ke jalan."Kami menolak kenaikan BBM dan kami akan mengadakan aksi di jalan. Itu tidak lepas dari kebijakan SBY-JK yang tidak lebih dari pepesan kosong," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ahmad Rofiq di Gedung PP Muhamadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Jumat (16/9/2005).Rofiq menilai kompensasi BBM tidak diwujudkan sebagai bentuk jaringan pengaman sosial bagi masyarakat. "Tetapi lebih sebagai upaya mengangkat popularitas SBY-JK," ujarnya.Selain itu, jelas dia, IMM mendukung agar SBY melakukan reshuflle kabinet. "SBY sudah lupa bahwa masyarakat RI sudah lebih pintar sehingga bisa menilai dengan objektif apa yang dilakukan pemerintah," kata Rofiq.Seperti diketahui, pemerintah menyiapkan bantuan tunai Rp 1,2 juta per KK miskin per tahun. Uang ini akan diberikan secara bertahap sebanyak 4 kali yakni masing-masing Rp 300 ribu. Pemerintah memprediksi jumlah keluarga miskin yang bakal mendapat santunan sebanyak 15,5 juta KK. Total anggaran yang bakal dikucurkan Rp 4,82 triliun.
(aan/)











































