DetikNews
Sabtu 16 Februari 2019, 19:03 WIB

WN Jerman Ketahuan Nyolong Baju di Ubud

Aditya Mardiastuti - detikNews
WN Jerman Ketahuan Nyolong Baju di Ubud Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Denpasar - WN Jerman, Hersbruck Quirin Gerhard Richard Sperber (20) ketahuan mencuri baju di sebuah toko di kawasan Monkey Forest, Ubud, Bali. Dia juga sempat lari karena diteriaki maling oleh pegawai toko.

Peristiwa itu terjadi Sabtu (16/2) sekitar pukul 11.00 Wita di Toko Lost Paradise, di Jl Monkey Forest, Ubud. Aksinya ketahuan setelah pegawai toko curiga salah satu baju yang dipajang hilang.

"Pelaku datang ke Toko Lost In Paradise untuk membeli baju, selanjutnya pelaku memilih-milih pakaian yang ada di dalam toko, selanjutnya pelaku mengambil 1 (satu) potong baju dan membayar di kasir seharga Rp. 600 ribu. Selanjutnya salah satu karyawan toko curiga karena ada salah satu baju yang dipajang tidak ada di tempatnya," kata Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Nuriana kepada wartawan, Sabtu (16/2/2019).





Nuriana menyebut pegawai toko sempat menanyakan baju itu ke pelaku. Panik, pelaku malah kabur.

"Selanjutnya karyawan toko tersebut menanyakan pelaku pada saat itu pelaku terkejut dan akhirnya melarikan diri," ujar Nuriana.

"Mengetahui pelaku melarikan karyawan toko tersebut berteriak 'maling, maling', yang akhirnya pelaku dikejar oleh masyarakat yang ada di tempat tersebut, pada saat melarikan diri. Pelaku juga sempat membuang baju yang diambil oleh pelaku," urainya.

Saat diperiksa polisi, Sperber mengakui perbuatannya. Dia mengaku membawa tiga baju ke ruangan ganti, dan salah satu baju dia masukkan ke tasnya, lalu membayar dua baju lainnya.

"Selanjutnya pelaku keluar dari ruangan tersebut dan langsung menuju kasir dan membayar dua buah baju tersebut. Setelah pelaku membayar dua buah baju tersebut, karyawan toko sempat meminta pelaku untuk memeriksa tas pelaku dan karena pelaku panik, pelaku langsung melarikan diri dan dikejar oleh karyawan toko tersebut bersama masyarakat," jelas Nuriana.

Simak Juga 'Tok! WN Inggris Pemukul Petugas Imigrasi Divonis 6 Bulan Bui':

[Gambas:Video 20detik]


(ams/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed