Kapolda Metro: Suporter Bola Sudah Lalui Tahap Sweeping
Jumat, 16 Sep 2005 15:01 WIB
Jakarta - Suporter sepakbola yang berdatangan ke Jakarta ternyata sudah melalui proses sweeping. Bahkan sweeping untuk mereka tidak hanya dilakukan sekali. Sayangnya di lapangan ulah mereka masih menakutkan."Ketika mau masuk ke area Senayan (Gelora Bung Karno), mereka juga kita sweeping lagi," ungkap Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (16/9/2005).Suporter yang akan menyaksikan klub kesayangannya bertanding juga dilarang membawa senjata atau alat-alat yang membahayakan. "Jangankan ke lapangan, ke areal Senayan pun tidak boleh," kata Firman.Sayangnya, pernyataan Firman ini bertolak belakang dengan kondisi di lapangan. Ratusan panser biru yang menjadi pendukung PSIS Semarang saat menuju Gelora Bung Karno pukul 13.00 WIB, asyik menenteng tongkat kayu sepanjang satu meter. Tidak diketahui dengan pasti tujuan mereka menenteng tongkat tersebut. Bonekmania juga menenteng senjata yang sama. Sedangkan Mac's Man, massa PSM, bahkan mengantongi ketapel untuk menyemburkan anak panah berupa paku-paku.Namun Firman berjanji, suporter yang ketahuan membawa alat yang berbahaya ke areal pertandingan akan ditangkap. "Batu-batu juga akan kita sita. Kalau cuma teriak-teriak dan marah-marah masih bolehlah. Kalau tidak begitu kan tidak ramai," tandas Firman.Selain itu, aparat juga akan men-sweeping mobil atau kendaraan lain yang masuk ke areal Senayan.Untuk mengatasi suporter yang nekat, Polda Metro akan memperbanyak personelnya di lapangan. Diharapkan aparat keamanan bisa menjaga bentrokan-bentrokan yang mungkin terjadi antarsuporter atau tindak anarkis lainnya. "Kita juga akan menyiapkan satuan brigade motor untuk membuka jalan bila terjadi kekacauan," katanya.
(umi/)











































