Sinyalemen Sabotase Kebakaran di PLN Dibantah

Sinyalemen Sabotase Kebakaran di PLN Dibantah

- detikNews
Jumat, 16 Sep 2005 14:21 WIB
Jakarta - Sinyalemen adanya sabotase sempat beredar saat lantai 3 Gedung PLN terbakar. Namun sinyalemen itu dibantah pejabat PLN. Sabotase hampir dipastikan tidak ada kaitannya dengan musibah itu."Untuk masuk ke lantai 3 saja sulit, karena ada pengamanan ketat. Kalau memang berniat sabotase, kenapa tidak langsung ke lantai 9," tegas Direktur Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Sunggu Anwar Aritonang kepada detikcom di Gedung PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (16/9/2005).Seluruh direksi PT PLN Persero, lanjut Sunggu, berkantor di lantai 9 tersebut. Di lantai ini juga banyak file-file penting PLN. "Jadi tidak mungkin. Tapi ini hanya pendapat sementara saya saja, tanpa bermaksud mendahului hasil uji forensik," kata Sunggu.Indikasi korslet pun, lanjut Sunggu, probabilitasnya sangat kecil atau hampir tidak mungkin. "Umpamanya perenang, masa bisa tenggelam," cetusnya.Sunggu lalu meyakinkan, kebakaran yang terjadi pada pukul 06.20-08.40 WIB tidak berpengaruh terhadap kinerja PLN. Sebab seluruh file penting tidak ada yang dijilat si jago merah.Pascakebakaran di gedung PLN, saat ini petugas Labforensik Mabes Polri tengah melakukan pemeriksaan mengenai penyebab kebakaran. Petugas bekerja mulai pukul 11.30 WIB, setelah seluruh petugas pemadam kebakaran menyelesaikan tugasnya.Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran Satiri mengungkapkan, untuk memadamkan api, pihaknya menerjunkan 43 unit pemadam kebakaran yang didatangkan dari wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.Akibat kebakaran itu, atap lantai 3 gedung tersebut ambrol. Namun tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut."Tapi tadi kami sebetulnya cukup kewalahan akibat asap tebal dari terbakarnya karpet di lantai 3. Tapi kita bersyukur cukup tertolong dengan fasilitas penyelamatan kebakaran di PLN yang memadai," kata Satiri di tempat yang sama.Menurutnya, tangga darurat, petunjuk arah ke luar, penerangan darurat dan pompa diesel yang dibutuhkan telah tersedia di gedung PLN. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads