DetikNews
Selasa 12 Februari 2019, 17:44 WIB

Para Hakim Pose 'Salam Dua Jari', Ketua PN Jakpus: Itu Gaya Pistol

Faiq Hidayat - detikNews
Para Hakim Pose Salam Dua Jari, Ketua PN Jakpus: Itu Gaya Pistol Para Hakim PN Jakpus Pose 2 Jari (ist.)
Jakarta - Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) Yanto membenarkan sekelompok hakim di institusinya berfoto bersama. Namun, Yanto membantoh foto itu ditendensikan mengarah ke salah satu calon presiden.

"Itu Pak Ansori (hakim di PN Jakpus-red) kan dapat SK (pindah tugas-red), ngajak foto. Itu kan ada gaya jempol dan genggam juga begitu," kata Ketua PN Jakpus, Yanto saat berbincang dengan detikcom di kantornya, Jalan Bungur Raya, Jakpus, Senin (12/2/2019).

Menurut Yanto, para hakim di foto tersebut sedang foto bergaya pistol, bukan salam dua jari. Sehingga bukan bagian dari salam dua jari politik.

"Itu pistol, bukan dua jari. Kemudian ada jempol dan genggam juga," ujar Yanto.

Foto itu diambil 3 bulan lalu. Mereka ramai-ramai foto karena salah satu di antara hakim ada yang pindah ke PN Bengkulu. Sebagai kenang-kenangan, mereka lalu foto bersama.

"Minta foto kenang-kenangan dan foto gaya bebas dan tidak ada kata-kata apa. Kok keluar sekarang kurang lebih 3 bulan lalu?" ujar ketua majelis kasus Setya Novanto itu.

Yanto keberatan foto tersebut kini diramaikan dan dikait-kaitkan dengan politik.

"Itu di lantai 5 di depan ruang kerja mereka mau sidang. Pak Ansori mau pindah ke PN Bengkulu, itu foto lama kenapa didramatisir sekarang. Jadi foto lama Pak Ansori sudah pindah kurang lebih 3 bulan lalu?" ujarnya.

Yanto sekali lagi menegaskan foto tersebut tidak bertendensi politik.

"Itu hoax, itu foto lama dan gaya bebas," pungkas Yanto.
(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed