DetikNews
Senin 11 Februari 2019, 20:59 WIB

Elektabilitas Tinggi di Survei, Charles: Masih Harus Kerja Keras

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Elektabilitas Tinggi di Survei, Charles: Masih Harus Kerja Keras Politikus PDIP Charles Honoris (Tsarina/detikcom)
Jakarta - Politikus PDI Perjuangan Charles Honoris menyebut suara untuk caleg incumbent yang masih tinggi di daerah pemilihan (dapil) DKI-III karena kerja keras para incumbent. Kerja caleg incumbent disebutnya mempengaruhi elektabilitas dan popularitas caleg di dapilnya.

"Bahwa di dapil DKI-III, suara caleg-caleg itu tinggi, menurut saya, karena banyak caleg incumbent seperti saya, Pak Darmadi Durianto, yang sudah bekerja selama 6 tahun melayani rakyat, sehingga kerja-kerja incumbent ini mempengaruhi elektabilitas maupun popularitas caleg-caleg di dapil DKI-III," ujar Charles saat rilis survei di Resto Es Teler 77, Jalan Adityawarman, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).

Charles tak menampik jika dapilnya itu disebut 'dapil neraka' karena banyak tokoh yang berebut suara. Charles lalu menyinggung peran Abraham Lunggana alias Haji Lulung yang, menurutnya, memiliki banyak investasi di DKI Jakarta.





"Memang ini dapil dikatakan dapil neraka karena banyak tokoh nasional yang ada di sana, termasuk ada Pak Lulung yang maju dari DPRD menjadi sebagai DPR RI. Bahwa beliau juga seorang incumbent di DPRD, sudah banyak investasi politik dan investasi sosial yang dilakukan di DKI Jakarta. Sehingga saya nggak heran ketika hasil survei menyebutkan bahwa caleg-caleg incumbent memiliki elektabilitas dan popularitas yang tinggi," ujarnya.

Terkait dengan hasil survei yang menyatakan suara PDIP dan Gerindra mendominasi di Jakarta, Charles membenarkan bahwa efek ekor jas atau coattail effect memang terjadi untuk kedua partai tersebut.

"Apalagi kami PDI Perjuangan, kita punya kader yang namanya Pak Jokowi, salah satu kader terbaik PDI Perjuangan yang hari ini mencalonkan diri dan diusung PDI Perjuangan. Maka saya rasa nggak heran apabila hasil survei menunjukkan bahwa paling mendapatkan coattail effect adalah PDI Perjuangan," tutur Charles.

Tapi Charles menyebut belum puas dengan hasil survei ini. Menurutnya, ia dan partainya masih harus bekerja keras dua bulan ke depan.






"Yang pasti, dalam melihat survei ini tidak bisa dikatakan puas ya karena masih sangat dinamis. Masih ada dua bulan. Dalam politik, apa saja bisa terjadi. Jadi bagi kami melihat angka ini PDI Perjuangan tentunya mengapresiasi ya bahwa masyarakat DKI Jakarta kembali mempercayai PDI Perjuangan untuk bisa mengawal pemerintahan Pak Jokowi selama 5 tahun ke depan," kata Charles.

"Tapi tentu saja karena masih ada waktu 2 bulan, masih harus kerja keras ya, baik saya sendiri maupun PDI Perjuangan, untuk memastikan bahwa hal tersebut bisa tercapai dan Pak Jokowi menjadi presiden lagi," pungkasnya.

Sebelumnya, survei Charta Politika menunjukkan PDIP dan Gerindra mendominasi pilihan suara di DKI Jakarta. PDIP unggul di dapil DKI-I dan DKI-III, sementara Gerindra unggul di dapil DKI-II.

Selain itu, Charta Politika menempatkan Charles Honoris di posisi puncak elektabilitas caleg di dapil DKI-III dengan perolehan 8,6 persen. Hasil tersebut membuatnya mengungguli pesaingnya, di antaranya Abraham Lunggana dengan 8,0 persen dan Yusril Ihza Mahendra dengan 7,5 persen.
(azr/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed