detikNews
Senin 11 Februari 2019, 08:04 WIB

Operasi Lintas Jaya 2019, Anies Harap Jalanan Jakarta Lancar Saat Pemilu

Arief Ikhsanudin - detikNews
Operasi Lintas Jaya 2019, Anies Harap Jalanan Jakarta Lancar Saat Pemilu Foto: arief/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka operasi Lintas Jaya 2019 dengan mengecek kesiapan pasukan baik dari Dinas Perhubungan, Polri, maupun TNI. Lalu lintas di Ibu Kota diharapkan lancar saat menjelang dan setelah Pemilu 2019.

Sebelum memberikan sambutan, Anies mengecek kesiapan pasukan dengan mengendarai mobil. Ada 618 gabungan personel disiapkan untuk Operasi Lintas Jaya 2019.

Anies, memberikan perhatian kepada lalu lintas selama masa Pemilu 2019 karena akan menjadi perhatian dunia. Terlebih, Jakarta adalah Ibu Kota Negara Indonesia.

"Ini tahun di mana dua bulan lagi akan saksikan pemilu, mari pastikan ketertiban lalu lintas menjelang dan pasca demokrasi berjalan baik karena akan buat citra positif di mata Indonesia dan dunia internasional," ucap Anies dalam sambutannya dalam apel di lapangan eks IRTI Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019).

Ada 618 gabungan personel disiapkan untuk Operasi Lintas Jaya 2019.Ada 618 gabungan personel disiapkan untuk Operasi Lintas Jaya 2019. Foto: arief/detikcom

Dalam menjalankan operasi, Anies meminta petugas tidak arogan dalam menjalankan tugas. Mereka harus mematuhi hak-hak dari pengendara. "Saya harap, seluruh petugas untuk lakukan kegiatan dengan cara persuasif, humanis, sopan dan hormati hak setiap warga negara termasuk hak pengendara, angkutan umum, dan jalan," ucap Anies.

Anies meminta petugas tidak arogan saat menjalankan tugas.Anies meminta petugas tidak arogan saat menjalankan tugas. Foto: arief/detikcom

Anis berharap operasi ini bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas yang dinilai masih tinggi. Dengan masyarakat patuh pada aturan berlalu lintas akan mengurangi risiko kecelakaan.

"Korban kecelakaan lalu lintas cenderung meningkat. Data dari Korlantas Polri, setiap tahun 28 ribu sampai 30 ribu orang meninggal karena kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Mayoritas alami kecelakaan adalah pengendara roda dua," ucap Anies.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta akan memanfaatkan data aplikasi Google Maps dan Waze dalam operasi itu. Data dua aplikasi tersebut bisa menunjukkan lokasi kemacetan di Jakarta.

"Kita punya Unit Pengelola Sistem Pengendalian Lalu Lintas, juga kita bisa memonitor di sana secara real time juga memanfaatkan data-data seperti Google Map dan Waze," ucap Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Widjatmoko, kepada wartawan di Monas.

Selain itu, Operasi Lintas Jaya 2019 akan menyasar terminal-terminal di DKI Jakarta. Calo maupun kelengkapan bus akan menjadi hal yang diperhatikan.

"Kita melaksanakan penertiban juga di terminal-terminal sebagai pusat dari operasi angkutan umum menjadi salah satu sasaran kita terkait dengan penertiban calo, kemudian juga tarif maupun kelengkapan administrasi dari penyelenggaraan angkutan umum itu sendiri," ucap Sigit.


Saksikan juga video 'Wiranto, Kapolri, Hingga Anies Gelar Vicon Pengamanan Pemilu 2019':

[Gambas:Video 20detik]


(aik/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed