detikNews
Jumat 08 Februari 2019, 19:15 WIB

Pemkot Bekasi Segera Perbaiki Jalan di Kalimalang yang Rusak Berat

Samsuduha Wildansyah - detikNews
Pemkot Bekasi Segera Perbaiki Jalan di Kalimalang yang Rusak Berat Foto: Jalan KH Noer Ali yang rusak berat (Isal Mawardi-detikcom)
Bekasi - Hujan yang mengguyur beberapa bulan belakang ini mengakibatkan Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi, rusak berat. Pemerintah Kota Bekasi akan segera memperbaiki jalan tersebut.

"(akan) dibeton," ujar Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, di Masjid Jamie Al-Ikhlash, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jumat (8/2/2019).

Tri mengatakan Pemkot Bekasi telah bertemu dengan pengelola Tol Becak Kayu untuk membahas penanganan kerusakan di Jalan KH Noer Ali. Tri memprediksi pengerjaan jalan berlubang dilakukan minggu depan.

"Kemarin dia (pengelola Tol Becak Kayu) minta waktu selama 6 hari, terkait mobilisasi alat berat dan mobilisasi bahan dan peralatannya. 6 hari dari kemarin (Kamis)," ujar Tri.



Pembetonan Jalan KH Noer Ali akan memakan sebagian badan jalan. Sehingga akan ada rekayasa lalu lintas ketika pekerjaan dimulai.

"Mungkin nanti ada penutupan jalan. Karena tidak mungkin dilakukan dalam satu tahap, jadi satu lajur dulu. Nanti satu lajur sebelahnya dilakukan untuk perbaikan selanjutnya," ujar Tri.

Meskipun sejumlah jalan di Bekasi rusak, Pemkot Bekasi akan fokus membenahi Jalan KH Noer Ali. Pasalnya, jalan tersebut dipergunakan warga Bekasi yang hendak ke Jakarta.

Tri menyebut kerusakan Jalan KH Noer Ali dipengaruhi musim hujan yang melanda Kota Bekasi.

"Aspal itu nggak kuat. Pada saat menerima hujan, mereka akan kemampuan daya lengketnya akan berkurang, ditambah dengan saluran air yang berpotensi ada genangan. Itu mempercepat proses kerusakan yang ada," ujar Tri.

Pantauan detikcom, Jalan KH Noer Ali tampak rusak dan berlubang di sejumlah titik. Lokasi persisnya berada di samping Metropolitan Mall.

Luas lubang bervariasi. Ada yang berdiameter 30 cm, ada pula yang berdiameter sekitar 2 meter.

Hampir seluruh lubang terdapat genangan air berwarna coklat. Kedalaman lubang sekitar 5 cm hingga 20 cm.

Pengendara yang lewat tampak memelankan kendaraan. Sejumlah pengendara terlihat menghindari lubang besar yang berada di tengah jalan.


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed