DetikNews
Jumat 08 Februari 2019, 11:35 WIB

BPN Prabowo soal Istilah 'Genderuwo': Ma'ruf Amin Nyindir Jokowi?

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
BPN Prabowo soal Istilah Genderuwo: Maruf Amin Nyindir Jokowi? Saleh Partaonan Daulay (Tsarina/detikcom)
Jakarta - Calon wakil presiden (cawapres) Ma'ruf Amin meminta agar tidak dimunculkan istilah-istilah menyeramkan, seperti genderuwo. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno menilai nasihat itu ditujukan kepada capres petahana Joko Widodo (Jokowi).

"Yang disampaikan Pak Ma'ruf itu adalah nasihat untuk Pak Jokowi. Karena istilah genderuwo itu kan pertama kali disebutkan oleh Pak Jokowi," ujar Juru Debat BPN Prabowo-Sandiaga, Saleh Partaonan Daulay, saat dihubungi, Jumat (8/2/2019).

Istilah 'genderuwo' memang dilontarkan calon presiden (capres) nomor urut 02 itu dalam pidato di acara HUT Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ke-20. Meski demikian, istilah genderuwo pertama kali dilontarkan oleh Jokowi dalam pidato pembagian sertifikat tanah untuk masyarakat Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada November 2018. Saat itu, Jokowi menyebut adanya politik genderuwo, politik yang menakut-nakuti masyarakat.


Kembali ke Saleh, politikus PAN itu mengatakan Jokowi-lah yang pertama kali mengeluarkan istilah genderuwo. Prabowo, kata Saleh, hanya meminjam istilah tersebut dari sang capres petahana. Menurutnya, Ma'ruf Amin salah sasaran jika ingin mengkritik capres nomor urut 02.

"Ya, Pak Prabowo saat menyebutkan genderuwo itu kan menggunakan istilah Pak Jokowi," katanya.

"Sebetulnya kan niatnya mau nasehatin Pak Prabowo, tapi muaranya kan sebenarnya Pak Jokowi, yang menyebutkan istilah itu. Jadi malah nyindir Pak Jokowi sebenarnya nasihat itu," imbuh Saleh.


Kendati demikian, Saleh yakin Prabowo tetap akan menerima masukan dari Ma'ruf, meski sebenarnya masukan itu layaknya ditujukan kepada Jokowi.

"Tentu Pak Prabowo sangat senang sekali dengan nasihat itu dan tentu dalam rangka menjaga kesejukan suasana politik belakangan ini, nasihat itu harus diterima semua pihak, terutama Pak Jokowi," tuturnya.

Sebelumnya, Ma'ruf Amin meminta agar tidak ada istilah-istilah menyeramkan seperti yang dilontarkan Prabowo Subianto. Yakni istilah genderuwo.

"Saya kira kita harus buat istilah-istilah yang jangan menakutkan begitu. Genderuwo itu kan menakutkan," ujar Ma'ruf di sela kegiatan safari kampanyenya di Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (7/2).


Simak Juga 'Praktisi sebut Ada Tiga 'Genderuwo' Ekonomi, Maksudnya?':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed