Mangkir Sidang, Ke Mana WN Inggris Penampar Staf Imigrasi Menghilang?

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 06 Feb 2019 15:38 WIB
WN Inggris penampar staf Imigrasi dihukum 6 bulan penjara. (Adit/detikcom)
Denpasar - Warga negara (WN) Inggris Auj-e Taqaddas sempat tiga kali mangkir sidang sebelum menjalani vonis hari ini. Sebenarnya ke mana Taqaddas menghilang?

"Saya ada di sini, di sekitar Kuta," ujar Taqaddas di PN Denpasar, Jl PB Soedirman, Denpasar, Bali, Rabu (6/2/2019).



Cerita detail keberadaan Taqaddas diungkapkan Kasi Intel Kejari Badung Waher Tarihoran. Waher mengatakan pihaknya sudah memantau Taqaddas sejak penetapan jemput paksa dari hakim dikeluarkan.

"Dipantaunya tanggal 1 Februari lalu. Dia tinggal di Hotel Edelweiss Kuta. Setiap hari dia cuma pergi sarapan, dibawa ke kamar, selesai, keluar, malam baru pulang ke hotel," ujar Waher.



Selama di luar hotel, rupanya Taqaddas sering nongkrong di mal yang tak jauh dari hotel tempatnya menginap. Rutinitasnya pun hanya duduk-duduk.

"Dia nongkrong di mal, kadang duduk di depan Matahari tiga jam, gitu-gitu aja terus, pindah ke lantai atas. Ada tempat kosong dia duduk-duduk lagi tiga jam," jelasnya.

Waher menyebut, siang tadi Taqaddas dijemput sekitar pukul 11.30 Wita di depan bioskop di mal. Ketika akan dibawa petugas Taqaddas terus berontak dan mengamuk.

"Malam terakhir ini (Selasa malam), dia tidur di emperan mal. Posisi barang-barang, seperti tasnya, juga masih di kamar hotel. Dijemput jam 11.30 Wita sudah di depan Cinemax, duduk sambil main handphone," ucapnya.

Taqaddas divonis bersalah melakukan penamparan terhadap staf Imigrasi Bali. Majelis hakim menghukum Taqaddas 6 bulan penjara. (ams/asp)