DetikNews
Selasa 05 Februari 2019, 16:05 WIB

Jawab Walkot Semarang, Sandiaga Ingatkan Jalan Tol Milik Rakyat

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jawab Walkot Semarang, Sandiaga Ingatkan Jalan Tol Milik Rakyat Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo - Wali Kota Semarang menyarankan agar orang yang tidak mendukung Jokowi tidak menggunakan jalan tol. Cawapres Sandiaga Uno mengingatkan bahwa jalan tol adalah milik rakyat.

"Yang perlu kami tegaskan bahwa tol itu milik rakyat. Jalan tol itu dan infrastruktur itu milik rakyat. Dan rakyat tentunya memiliki hak selama mereka membayar tentunya," kata Sandi setelah berkunjung di Kampung Batik Laweyan, Selasa (5/2/2019).


Sandiaga kemudian mencontohkan bahwa dia pernah juga membangun jalan tol, yakni Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Menurutnya, proyek tersebut dimulai sejak era Presiden Soeharto.

"Saya sempat juga membangun jalan tol. Jalan tol ini yang direncanakan semasa Pak Harto dulu ada proyek Trans Jawa. Salah satunya yang kami konstruksi dan kami kelola yaitu Cikopo-Palimanan 116 km," katanya.

Jalan tol tersebut telah melewati tahap demi tahap, bahkan melewati beberapa kepemimpinan presiden. Dari zaman Soeharto hingga Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)

"Dirancang pada zaman Pak Harto, direstrukturisasi di zaman Pak Habibie dan Bu Mega, di zaman Pak SBY dibebaskan lahannya dan mulai konstruksinya. Dan Pak Jokowi meresmikannya," imbuhnya.


Dia pun mengingatkan agar masalah tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengajak semua pihak berdemokrasi secara santun.

"Jangan kita saling sahut-menyahut terhadap ungkapan-ungkapan yang mungkin khilaf disampaikan oleh para pemimpin kita. Karena jalan tol itu milik negara, milik rakyat," pungkasnya.

Pernyataan soal jalan tol sebelumnya disampaikan Hendi saat ice breaking sebelum kedatangan Jokowi. Sambil bercanda, Hendi mengatakan tidak usah masuk jalan tol bagi yang tidak mendukung Jokowi.

"Mari kita dukung Jokowi-Ma'ruf Amin. Ada yang pernah lewat jalan tol? Berapa lama dari Semarang ke Jakarta?" ujar Hendi.

"Kalau tidak mau mendukung Jokowi jangan pakai jalan tol," tambahnya.
(bai/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed