detikNews
Senin 04 Februari 2019, 14:06 WIB

Ngaku Polisi, 2 WN Iran Curi Duit Turis China Ribuan Dolar di Kuta

Aditya Mardiastuti - detikNews
Ngaku Polisi, 2 WN Iran Curi Duit Turis China Ribuan Dolar di Kuta Dua WN Iran curi uang WN China di Bali (Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom)
Denpasar - Dua Warga Negara (WN) Iran Shiraziniya Azad dan Shirazi Nia Hossein ditangkap polisi karena mencuri duit milik turis China di Kuta, Bali. Keduanya menipu korban dengan mengaku sebagai polisi dan melakukan penggeledahan terhadap korban.

Keduanya ditangkap Jumat (1/2) di Jl Raya Tuban, Kuta, Kabupaten Badung. Peristiwa itu bermula ketika korban, Long Zhihong, pulang dari belanja dan dicegat di depan hotel oleh dua pria mengendarai mobil putih, Rabu (30/1) lalu.

"Modus tersangka ada korban yang baru selesai belanja, dalam perjalanan menuju ke hotel di daerah Kuta. Dua tersangka ini naik mobil warna putih menghentikan korban dipanggil, korban datang, korban warga negara China, setelah merapat tersangka langsung melakukan penggeledahan," kata Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan saat jumpa pers di Mapolsek Kuta, Jl Raya Tuban, Badung, Bali, Senin (4/1/2019).

Ngaku Polisi, 2 WN Iran Curi Duit Turis China Ribuan Dolar di BaliAzad dan Hossein mengenakan pakaian tahanan. Hossein yang berkumis (Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom)
Ruddi mengatakan kedua pelaku Azad dan Hossein mengaku sebagai anggota polisi dan melakukan penggeledahan terkait kasus narkotika. Azad pun langsung menggeledah badan dan mengambil dompet korban.

"Dia mengaku sebagai anggota polisi, bahwa ada narkoba. Ambil dompetnya sekitar USD 1.400 setelah itu dikembalikan, korban disuruh balik. Tersangka (Hossein) mengendarai mobil, setelah dompet dikembalikan dicek uang hilang sekitar USD 1.400. Dari kejadian tersebut korban melapor ke Polsek Kuta," urai Ruddi.

Kedua pelaku berhasil dibekuk dari hasil rekaman CCTV dan pelat mobil pelaku. Dari hasil interogasi keduanya mengaku baru sekali ini beraksi. Polisi juga masih mendalami apakah ada pelaku lain dalam kasus ini.

"Kita masih melakukan penyelidikan, kita cek apakah cuma dua orang. Tujuan datang ke sini sebagai turis, datang 8 Januari, setelah di Bali melakukan tindakan pencurian. Dari paspornya baru sekali ke Bali," tuturnya.


Ruddi menambahkan mobil putih yang digunakan tersebut dari sewa seharga USD 120 untuk satu minggu. Kini masih ada dua pelaku lain yang diburu.

"Kita memberikan informasi di kedutaan Iran," tuturnya.

Keduanya disangkakan pasal 363 KUHP atau pencurian. Keduanya terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.
(ams/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com