BPN Prabowo Minta Jokowi Sebut Elite yang Pakai Konsultan Asing

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Senin, 04 Feb 2019 07:34 WIB
Foto: Ahmad Riza Patria (Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Calon presiden petahana Joko Widodo kembali berbicara soal 'propaganda Rusia' yang menurutnya dipakai elite dengan menggunakan jasa konsultan asing. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta Jokowi menyebut elite yang dimaksud.

"Yang dimaksud Pak Jokowi itu siapa? Harus tegas Pak Jokowi. Kalau dia bilang ada yang menggunakan hoax, fitnah, dari kita kalau dia bilang ada timses yang menggunakan hoax, fitnah, ujaran kebencian, dari kita nggak ada," kata juru debat BPN, Ahmad Riza Patria saat dihubungi, Senin (4/2/2019).

"Prabowo-Sandi bukan tipe karakter yang begitu. Jadi kita ingin memperjelas yang dimaksud Pak Jokowi siapa. Timses siapa? Kalau dari kita nggak ada, berarti dari timses Pak Jokowi dong. Jadi jangan asal nuduh, kalau dari kita nggak ada,' tegas dia.


Riza lantas berbicara soal kebohongan. Menurutnya, Jokowi sebagai Presiden RI banyak berbohong.

"Selama ini banyak bohong tuh siapa? Yang banyak bohong kan Pak Jokowi sendiri. Banyak janjinya, banyak pencitraan sana-sini, nyindir-nyindir, menuduh, nyerang. Pak Prabowo bukan tipe yang begitu, Sandi bukan tipe yang begitu," ucap Riza.


Politikus Partai Gerindra itu memandang Jokowi, sebagai Presiden RI, seharusnya melontarkan pernyataan yang bijaksana. Dia meminta Jokowi tidak mengeluarkan pernyataan yang disebutnya menuduh dan bisa membuat gaduh.

"Harusnya dia mengayomi, bukan justru membuat kegaduhan, membuat propaganda apalagi bawa-bawa konsultan asing, bawa-bawa propaganda Rusia. Dari mana? Itu berlebihan. Kalimat itu berlebihan. Apa yang dibuat oleh Pak Jokowi ya. Coba diminta keterangan yang dimaksud Pak Jokowi itu siapa," tegas Riza.


Soal konsultan asing, Jokowi awalnya bicara soal elite yang menggunakan propaganda Rusia. Menurut Jokowi, elite itu memakai jasa konsultan asing. Namun Jokowi tidak menyebut siapa elite tersebut.

"Yang dipakai konsultan asing. Nggak mikir ini memecah belah rakyat atau tidak, nggak mikir mengganggu ketenangan rakyat atau tidak, ini membuat rakyat khawatir atau tidak, membuat rakyat takut, nggak peduli. Konsultannya konsultan asing. Terus yang antek asing siapa?" kata Jokowi di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (3/2).


Simak Juga 'Serangan Balik Jokowi dan Propaganda Ala Rusia':

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/yld)