Awas, Banyak Beredar Bibit Kelapa Sawit Palsu

Awas, Banyak Beredar Bibit Kelapa Sawit Palsu

- detikNews
Selasa, 13 Sep 2005 22:39 WIB
Yogyakarta - Bagi anda petani atau pengusaha kelapa sawit sebaiknya berhati-hati. Sebab, setahun terakhir ini banyak beredar bibit kelapa sawit palsu di pasaran. Modusnya, penjual membujuk dan mendekati petani baru yang masih awam mengenai budidaya kelapa sawit. Padahal kadar minyak bibit tersebut sangat rendah sehingga sangat merugikan petani.Hal itu dikemukakan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pertanian, Dr Ahmad Suryana kepada wartawan seusai acara pembukaan Pertemuan Teknis Kelapa Sawit Nasional 2005 di Sheraton Mustika Yogyakarta di Jalan Solo, Yogyakarta, Selasa (13/9/2005)."Kami menduga bibit palsu itu sudah banyak beredar di wilayah Sumatera karena kami sudah menemukan itu di Riau dan jumlahnya lumayan banyak," katanya.Namun Suryana belum bisa memastikan berapa jumlah kerugian akibat beredarnya bibir palsu itu. Sebab, masalah itu masih dalam proses penelitian dan penyelidikan instansi terkait. Pihaknya meminta agar para petani tidak tertipu, sebelum membeli bibit lebih baik menghubungi departemen pertanian atau ke PPKS (Pusat Penelitian Kelapa Sawit) agar tidak salah memilih bibit.Suryana mengatakan penyebab beredarnya bibit palsu karena pemerintah belum mampu memenuhi kebutuhan bibit kelapa sawit untuk petani. Dalam setahun, petani memerlukan 200 juta bibit. Tetapi yang tersedia di pasaran jumlahnya sangat kurang. Pemerintah dan pembibit swasta bersertifikasi hanya mampu menyediakan 120 juta bibit. Sedang sisanya impor dari negara tetangga seperti dari Malaysia, Papua Nugini dan Costarika."Karena itu, kami terus melakukan langkah-langkah untuk mengembangkan jumlah bibit kelapa sawit varietas unggul, agar tidak merugikan petani," kata Suryana.Direktur PPKS Dr Ir Witjaksana Darmosarkoro menambahkan saat ini minyak kelapa sawit sudah bisa menjadi bahan bakar alternatif. Minyak kelapa sawit yang diproduksi menjadi biodiesel itu dapat digunakan sebagai pengganti minyak solar. Minyak tersebut bisa menjadi pengganti minyak solar."Mesin traktor kami di kebun juga menggunakan minyak yang sama dengan komposisi 10 minyak kelapa sawit dan 90 solar atau 20 banding 80, 30 banding 70 atau 40 banding 60," tuturnya. (ton/)



Berita Terkait