Jaksa Kehilangan Jejak WN Inggris Penampar Staf Imigrasi Bali

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 30 Jan 2019 16:01 WIB
Foto: WN Inggris penampar petugas Imigrasi (dita/detikcom)
Denpasar - Warga Negara (WN) Inggris penampar staf Imigrasi Bali Auj-e Taqaddas menghilang tanpa jejak. Ia mangkir sidang untuk ketiga kalinya dengan agenda putusan.

JPU Triarta mengatakan pihaknya tidak mendapat jawaban dari Taqaddas terkait undangan sidang vonis hari ini. Bahkan, kemarin Selasa (29/1) sudah berusaha mencari Taqaddas di hotelnya.

"Hari ini Auj-e Taqaddas tidak hadir kembali. Padahal kami sudah melayangkan panggilan ketiga. Kami sudah mengabari dia dari dua hari lalu dari Senin sampai hari ini dia juga tidak merespons pesan WhatsApp cuma membacanya saja. Dia tidak ada iktikad untuk membalas, di persidangan kami meminta waktu untuk menghadirkannya kembali dan sidangnya ditunda 11 Februari," jelas Triarta usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jalan Panglima Besar Sudirman, Denpasar, Bali, Rabu (30/1/2019).


"Kemarin kita sudah mencari, kita mendapatkan posisi terakhir di hotel Edelweis Kuta kemarin kita sempat follow up ke sana sekitar jam 13.00 Wita, sampai di sana dikatakan sudah check out. Kami masih mencari-cari," sambung Triarta.

Triarta menambahkan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencari Taqaddas. Triarta juga membuka opsi untuk menahan Taqaddas hingga sidang vonis.

"Kita sudah berkoordinasi dengan polisi dari kemarin cuma belum menemukan. Ada (opsi menahan), kita akan tahan dia sebelum sidang, kalau kita menemukan dia akan langsung ditahan. Untuk sementara kita akan mencari saja tidak menetapkan itu (DPO) karena posisinya masih di Bali dan untuk keluar Bali sekarang dia tidak bisa karena nama dia sudah masuk daftar cekal," urai Triarta.

Taqaddas seharusnya menjalani sidang pembacaan vonis hari ini. Sudah tiga kali sidang ditunda karena terdakwa tidak hadir, pada Senin (28/1) lalu Taqaddas mengaku masih sakit.

(ams/asp)