"Kalau banjir mulai masuk rumah jam 4 (pagi)," ucap Ketua RT 10 Rawa Terate Datam Darmady saat ditemui di lokasi, Rabu (30/1/2019).
Kawasan yang terendam banjir berada di RT 10 RW 05 Rawa Terate. Darmady menyebut air sempat mencapai ketinggian 80 cm, tetapi saat ini sudah mulai surut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir di permukiman warga di Cakung, Jakarta Timur. (Ibnu Hariyanto/detikcom) |
"Di ujung sana (tinggi air) ada 80 cm, kalau di sini 50 cm," ucap Darmady.
Darmady menyebut debit air di sungai yang melintasi permukiman RT 10 itu meluap sejak curah hujan tinggi. Meski demikian, warga permukiman itu, disebut Darmady, enggan mengungsi.
"Kalau hujan deres banget, di sini banjir. Mungkin dari sungai yang di dekat perumahan Agung Sedayu ditambah lagi Kali Cakung yang dekat sini juga naik," kata Darmady.
Banjir di permukiman warga di Cakung, Jakarta Timur. (Ibnu Hariyanto/detikcom) |
Setidaknya, menurut Darmady, ada 265 keluarga yang terkena dampak banjir tersebut. Untuk selanjutnya, dia berharap Pemprov DKI membangun turap di sekitar kali yang berada di dekat permukiman dan penambahan pompa air.
"Harapan sementara mungkin disiapin pompa di pintu air aja, sudah ada tapi kurang, sekarang baru dua pompa," ucap Darmady.
Dari pantauan di lokasi, tampak sejumlah warga yang sudah mulai membersihkan lumpur yang terbawa banjir. Sedangkan rumah warga lainnya masih ada yang terendam banjir, tetapi warga terlihat masih beraktivitas seperti biasa. (ibh/dhn)












































Banjir di permukiman warga di Cakung, Jakarta Timur. (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Banjir di permukiman warga di Cakung, Jakarta Timur. (Ibnu Hariyanto/detikcom)