Pengasuh Sembunyikan Kain Bernoda Darah Usai Aniaya Bayi Mutia

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 29 Jan 2019 18:46 WIB
Foto: dok. Istimewa
Foto: dok. Istimewa
Depok - Mulut bayi Mutia sempat mengeluarkan darah karena disumpal dot selama satu menit oleh pengasuhnya, Lomrah (66). Setelah mengetahui korban meninggal, Lomrah mencoba menghilangkan jejak dengan membuang kain yang terkena noda darah korban.

"Setelah kita periksa, autopsi, termasuk langit-langit itu berdarah, itu karena ada kekerasan benda tumpul," kata Kasat Reskrim Polresta Depok AKBP Dedy Kurniawan saat dihubungi detikcom, Selasa (29/1/2019).

Lomrah menyumpal mulut bayi mungil itu menggunakan dot dengan maksud agar korban berhenti menangis. Namun korban mengeluarkan darah dari mulutnya.



"Nah, darah dari mulut korban itu sempat dilap pakai kain bedongan gitu. Kain ini sempat dibuang, tapi sudah ketemu. Termasuk di jarit juga ada bercak darah," katanya.

Bayi berusia 3 bulan itu kemudian tersedak hingga berhenti menangis. Lomrah lalu menidurkan korban dengan kondisi tengkurap.

"Di situ kan ada dot, dia susuin sampai tersedak, disumpelin. Saya tanya berapa lama (disumpal), (dijawab Lomrah) sekitar satu menit, terus diam. Nah, setelah itu (bayi) ditengkurepin, saya tanya kenapa ditengkurepin, alasannya karena masih nangis," paparnya.

Keterangan Lomrah ini cocok dengan hasil autopsi. Hasil autopsi menunjukkan korban meninggal karena kehabisan napas.

"Sesuai autopsi, (korban meninggal) karena tersumbat saluran napasnya dan ini cocok dengan keterangan tersangka," tandasnya.


(mei/bag)