Perpustakaan Keliling Selalu Ditunggu Warga Binaan LP Anak

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 28 Jan 2019 15:17 WIB
Ilustrasi (dok.detikcom)
Pekanbaru - Dengan mobil perpustakaan keliling Pemkot Pekanbaru memberikan pelayanan baca ke Lembaga Pemasyarakatan (KP) Anak dan Perempuan. Minat baca para napi anak dan perempuan cukup antusias.

"Kami hanya ada 6 unit kendaraan perpustakaan keliling. Jumlah ini dirasakan masih jauh dari kebutuhan yang ada," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Pemkot Pekanbaru, Nelfiyonna kepada detikcom, Senin (28/1/2019).

Nelfi menjelaskan, pihaknya setiap hari Sabtu membawa mobil Perpustakaan Keliling di LP Anak dan Perempuan di kawasan Gobah Pekanbaru. Mobil ini membawa sejumlah buku untuk dibaca para penghuni LP.

"Program ini sudah kita laksanakan sejak tahun 2017 lalu dengan melakukan MoU antara LP Anak dan Perempuan. Mobil perpustakaan keliling yang kita miliki diizinkan untuk masuk," kata Nelfi.

Dia menjelaskan, sejak awal membuat program masuk ke LP, minat baca terus bertambah. Para penguhuni LP Anak dan Perempuan selalu menunggu kedatangan perpustakaan keliling itu.

"Mereka cukup antusias menunggu kedatangan tim kita. Mereka bisa baca buku yang kami sediakan," kata Nelfi.

Pihak Dipusip Pemkot Pekanbaru juga memberikan pinjaman kepada penghuni LP. Buku yang mereka pinjam nantinya pada Sabtu pekan depannya akan dikembalikan.

"Buku yang kami sediakan di LP Anak biasanya soal pendidikan. Untuk LP Perempuan kita sediakan buku-buku yang inspiratif, seperti buku cara masak-memasak. Bisa saja masak kue, atau yang lainnya," katanya.

Buku lainnya yang dimintai di LP Perempuan, misalkan buku bercocok tanam, buku keterampilan. Buku-buku tersebut diminati untuk bekal kelak ketika mereka keluar dari LP.

"Jadi buku-buku kerampilan yang kita sediakan cukup diminati sama mereka. Mengisi kekosongan waktu, mereka membaca buku-buku keterampilan yang bisa membuat mereka untuk mempraktikan di dalam LP atau nanti ketika sudah keluar," katanya.

Walau demikian, ada juga penghuni LP yang juga berminat membaca buku novel, buku agama. Silih berganti mereka meminjam buku untuk dibaca selama menjalankan masa hukuman.

"Mereka senang dengan adanya program perpustakaan keliling kami bekerjasama dengan LP. Mereka merasa terbantu di waktu yang lowong bisa membaca buku yang kami sediakan," tutup Nelfi. (cha/asp)