Peristiwa longsor itu terjadi pada Minggu (27/1) pukul 19.00 Wita. Kedua korban tewas saat itu sedang menonton televisi bersama di rumah kerabatnya, I Nengah Suarta (27).
"Dua orang meninggal ditimbun longsoran tanah saat ngumpul dengan kerabatnya di ruang tamu, akibat dari jebolnya tebing di belakang rumah milik Bapak I Nengah Suarta yang baru selesai dibangun. Adapun korban yang meninggal di tempat yakni Ni Ketut Puspa (20) dan Ni Ketut Martini (19)," kata Plt Sekretaris BPBD Bali Made Rentin kepada wartawan, Senin (28/1/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua orang tewas dan 12 orang lainnya terluka akibat tertimbun longsor. Foto: Foto: Dok BPBD Bali |
Adapun korban luka-luka yaitu Ketut Sukratawan (30), Ni Wayan Ari (9), I Kadek Arik Wirawan (4), Kadek Jirna (18), Gede Napendra (10 bulan), dan Kadek Nitasari (7). Kemudian, I Nyoman Andre(12), Nengah Darpa (30), Ni Nyoman Wagi (30), Kadek Sintya (4), I Nengah Suarta (27), Ni Nyoman Mariani (25).
Rentin menambahkan sebagian korban luka-luka tersebut sudah dirujuk ke RSUD Karangasem. Sementara, untuk kedua korban tewas tengah menunggu untuk dimakamkan.
"Jenazah korban masih di rumah duka belum bisa dikubur karena masih menunggu petunjuk dari tetua di desa tersebut.
Sedangkan 12 orang masih dirawat di rumah sakit Puskesmas Kubu 1 dan RSUD Karangasem, di antaranya 3 orang balita dan 1 ibu hamil dikarenakan mengalami luka dan cedera pada kaki dan wajah," urainya. (ams/aan)












































Dua orang tewas dan 12 orang lainnya terluka akibat tertimbun longsor. Foto: Foto: Dok BPBD Bali