Menkes: Hasil Lab Rini Dina Mengarah ke Flu Burung
Senin, 12 Sep 2005 14:38 WIB
Jakarta - Departemen Kesehatan telah mengirimkan spesimen Rini Dina (37) ke Laboratorium di Hong Kong untuk diteliti lebih lanjut. Namun gejala klinis Rini Dina sangat mirip flu burung. Penelitian di laboratorium milik Depkes mengarah ke hal yang sama."Kasus ini gejala klinisnya sangat mirip flu burung dan hasil labnya mencurigakan ke sana walau pun belum definitif," kata Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari dalam jumpa pers di Depkes, Jl. Rasuna Said, Jakarta, Senin (12/9/2005). Dalam jumpa pers ini Menkes didampingi Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Depkes I Nyoman Kandun, Direktur Kesehatan Hewan Departemen Pertanian Tri Satya Putri Naipospos, wakil dari WHO dan wakil UNICEF.Dijelaskan Menkes, pada 6 September lalu Tim Surveillance Depkes menerima laporan ada seorang wanita berusia 37 tahun dirawat di RSI Bintaro karena pneumonia berat. Saat itu juga tim Depkes mengambil sampel berupa spesimen usap tenggorok dan darah dari Rini Dina (Menkes menyebutnya Ny. RD).Spesimen dan darah Rini Dina kemudian diperiksa di Laboratorium Depkes dan Laboratorium Naval Medical Research Unit Namru yang hasilnya ditemukan cenderung flu burung. Tetapi beberapa hasil yang tidak konsisten, ada yang positif dan negatif pada pengambilan yang berbeda pada tempat yang sama. Karena itu, spesimen dikirimkan ke Hong Kong untuk penelitian lebih lanjut. "Saat ini Depkes menunggu hasil lab Hong Kong dalam waktu enam hari lagi. Kasus ini kita label dengan istilah yang digunakan WHO under investigation, yaitu penyelidikan ke arah flu burung," ujar Menkes.
(gtp/)











































