DetikNews
Selasa 22 Januari 2019, 17:17 WIB

Dilaporkan OSO ke Polisi-Bawaslu, KPU: Kami Tanggung Jawab

Dwi Andayani - detikNews
Dilaporkan OSO ke Polisi-Bawaslu, KPU: Kami Tanggung Jawab Gedung KPU (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Pihak Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) melaporkan komisioner KPU ke Polda Metro Jaya dan Bawaslu. KPU menegaskan akan bertanggung jawab atas putusan yang telah dibuat mengenai penyusunan Daftar Calon Tetap (DCT).

"KPU tentu saja seluruh anggota KPU RI bertanggung jawab atas keputusan KPU yang sudah diambil kolektif kolegial dalam rapat pleno," ujar komisioner KPU Wahyu Setiawan di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (22/1/2019).

KPU, menurut Wahyu, mengetahui langkah hukum yang ditempuh OSO. Menurutnya, keputusan KPU merupakan keputusan bersama yang diambil dalam rapat pleno.

"Tentu saja kami mengetahui langkah-langkah hukum yang akan diambil dari berbagai pemberitaan media. Perlu kami sampaikan adalah bahwa keputusan KPU terkait dengan pak OSO merupakan keputusan bersama," kata Wahyu.






"Secara kolektif kolegial yang diputuskan dalam rapat pleno KPU, di mana rapat pleno merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan KPU," sambungnya.

Pihak OSO melaporkan KPU karena OSO belum juga dimasukkan ke DCT anggota DPD, meski telah memenangi gugatan.

"Kami bukan ke Polda saja. Pertama, kita ajukan eksekusi ke PTUN, sudah keluar, dan KPU diperintahkan laksanakan putusan PTUN. Sudah keluar SK-nya. Kayaknya KPU tetap bertahan tak mau melaksanakan putusan PTUN," ujar pengacara OSO, Herman Kadir, saat dimintai konfirmasi, Selasa (22/1).

KPU dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Rabu (16/1) dengan tanda bukti lapor bernomor TBL/334/1/2019/PMJ/Dit.Reskrimum dengan pihak terlapor Ketua KPU Arief Budiman beserta komisioner lainnya, yakni Hasyim Asy'ari, Ilham Saputra, dan Pramono Ubaid.






OSO melaporkan KPU dengan tuduhan tidak melaksanakan perintah UU/putusan PTUN dan Bawaslu dengan Pasal 421 KUHP jo 216 ayat (1).

Sedangkan pelaporan ke Bawaslu dilakukan pada Jumat (18/1) dengan nomor 010/LP/PL/ADM.Berkas/RI/00.00/I/2019. Sebanyak 11 dokumen dilampirkan pihak OSO. Pada hari yang sama, pihak OSO menyurati Ketua Bawaslu Abhan perihal penerbitan surat nomor 60/PL.01.4-SD/03/KPU/I/2019 tertanggal 15 Januari 2019.



Saksikan juga video 'Digugat OSO ke Bawaslu, KPU Siap Pertahankan Putusannya':

[Gambas:Video 20detik]


Dilaporkan OSO ke Polisi-Bawaslu, KPU: Kami Tanggung Jawab




(dwia/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed