DetikNews
Senin 21 Januari 2019, 11:38 WIB

Polisi Dalami Unsur Kelalaian Terkait Kematian Sariman

Isal Mawardi - detikNews
Polisi Dalami Unsur Kelalaian Terkait Kematian Sariman Foto: Isal Mawardi-detikcom
Bekasi - Polisi masih mendalami dugaan unsur pidana terkait kematian Sariman (35) yang tewas tergiling mesin di Bantargebang, Bekasi. Pemilik usaha, AM juga masih didalami apakah lalai dalam aspek keamanan dan keselamatan kerja.

"Sudah diperiksa tapi masih ada pendalaman, tapi statusnya masih saksi. Tapi tidak menutup kemungkinan jadi tersangka, kita masih mengumpulkan bukti-bukti dulu," jelas Kapolsek Bantargebang Kompol Siswo kepada detikcom, Senin (21/1/2019).

Siswo mengatakan, ada beberapa parameter yang bisa menjerat pemilik sebagai tersangka dalam kematian Sariman ini. Selain badan usaha yang ilegal, usaha milik AM juga tidak memenuhi standar ketenagakerjaan.


"Ilegal tidak ada izin itu yang menguatkan dia (pemilik) ke (jadi) tersangka, kelalaian mengawasi tenaga kerja sehingga mengakibatkan meninggal dunia," kata Siswo.

Mesin untuk menggiling limbah yang juga menewaskan Sariman juga jauh dari aspek keselamatan dan keamanan. Tidak ada pengaman bagi pekerja agar terhindar dari marabahaya.

"Iya jelas buktinya itu keselamatan kerja kan nggak ada, mesin juga nggak ada pagarnya hanya polosnya, harusnya orang masukin barang itu ada pembatas, tapi ini tidak ada pembatas. Serba manual," jelasnya.



Simak Juga 'Polisi Tutup Lokasi Pengolah Limbah Plastik yang Tewaskan Sariman':

[Gambas:Video 20detik]


Polisi Dalami Unsur Kelalaian Terkait Kematian Sariman

(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed