Pemprov Jelaskan Beda Batas Umur Petugas LH-UPK Air yang Disoal Hotman

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Senin, 14 Jan 2019 18:30 WIB
Ilustrasi Petugas UPK Badan Air Jakarta Utara (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Rekrutmen penyedia jasa layanan perorangan (PJLP) Dinas Lingkungan Hidup dipersoalkan oleh pengacara Hotman Paris melalui akun Instagram-nya. Hotman menyoroti perbedaan batas usia petugas kebersihan dan petugas UPK Badan Air.

Pernyataan itu disampaikan Hotman melalui akun Instagram @hotmanparisofficial yang diunggah Sabtu (12/1). Hotman menyebut perbedaan batas usia itu merupakan diskriminasi.

"Ada peraturan yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, disebutkan bahwa, 'Staf Lingkungan Hidup bagian UPK boleh bekerja terus, walaupun umurnya di atas 55 tahun asal ada surat medical check up. Sementara bagian kebersihan, kalau udah sampai 55, enggak boleh bekerja lagi," kata Hotman dalam video.



Hotman meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Dinas Lingkungan Hidup merevisi surat keputusan (SK) itu.

"Jadi ini memang kelihatan hitam putih ada diskriminasi. Bapak Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemda DKI dan Bapak Gubernur DKI, janganlah begitu, jangan diskriminasi. Ini kan negara hukum. Ini SK-nya direvisi dong," jelas Hotman.

Menanggapi hal itu, Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Djafar Muchlisin membantah dugaan diskriminasi. Perbedaan syarat usia, menurut Djafar, disesuaikan dengan beban kerja petugas kebersihan dan petugas UPK Badan Air, Senin (14/1/2019).

Djafar mengatakan beban kerja petugas kebersihan lebih luas dibandingkan wilayah kerja petugas UPK Badan Air. Hal tersebut menjadi alasan syarat usia petugas kebersihan lebih ketat.

"Kebijakan Kepala Dinas itu kan melihat kerjanya. Di UPK Badan Air sama kerjaan kebersihan itu kan berbeda, ya. Jadi, dari situ memang diperlukan adanya badan yang fit sehingga dibedakanlah usia," kata Djafar saat dimintai konfirmasi terpisah.



Selain usia, Djafar mengatakan ada perbedaan pada saat tes kesehatan. Tes kesehatan untuk petugas kebersihan lebih banyak dibanding petugas UPK Badan Air.

"Kemudian selain usia, juga dibedakan dari hasil tes kesehatannya. Karena memang medannya berbeda, sehingga dia perlu dibedakan untuk usianya," jelasnya.

Djafar menegaskan beban kerja petugas UPK Badan Air tidak seberat petugas kebersihan. Dia mengatakan proses rekrutmen telah selesai dilakukan pada bulan ini. "Badan Air kan memang hanya di lokasi-lokasi, spot-spot tertentu saja. Kemudian kalau di air kan memang orang akan menjadi segar terus, fresh," sebutnya. (fdu/rvk)