DetikNews
Jumat 11 Januari 2019, 22:31 WIB

KPK Berharap Tim Gabungan Polri Bisa Ungkap Pelaku Teror Novel

Ibnu Hariyanto - detikNews
KPK Berharap Tim Gabungan Polri Bisa Ungkap Pelaku Teror Novel Gedung KPK (dok. detikcom)
Jakarta -

KPK menugaskan sejumlah pegawai untuk masuk ke tim gabungan pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. KPK berharap, dengan adanya tim gabungan, pelaku kasus Novel Baswedan bisa tertangkap.

"Ketika ada tim yang dibentuk dengan unsur yang lebih kuat dan lebih luas, meskipun pasti akan kita dengar juga kritik dan saran terhadap tim ini, KPK berharap tim tersebut bisa berujung pada ditemukannya pelaku penyerangan Novel," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2019).

Febri mengatakan pegawai KPK yang ditugaskan berasal dari berbagai unsur. Penugasan itu juga berdasarkan surat penugasan dari pimpinan KPK. Tim dari KPK akan terus berkoordinasi dengan tim yang dibentuk Polri dalam menjalankan tugasnya.

"Penugasan mereka akan dilakukan berdasarkan penugasan pimpinan KPK. Nanti tentu akan berkoordinasi dengan tim yang dibentuk oleh Polri," ujar Febri.





Febri mengatakan KPK juga menerima rekomendasi dari Komnas HAM terkait kasus Novel yang tak kunjung menemukan titik terang. Salah satu rekomendasinya ialah KPK diminta mengambil langkah hukum atas kasus Novel karena ada dugaan penyerangan itu ada kaitan dengan obstruction of justice atau merintangi penyidikan.

"Tentu saja tidak bisa langsung dilakukan misalnya diterbitkan sprindik obstruction of justice. Tapi harus melihat pemenuhan pasal pasal obstruction of justice tersebut apakah memungkinkan diterapkan. Faktanya seperti apa, tentu ditelusuri lebih lanjut," pungkas Febri.


Tonton video 'Teror dan Ancaman Masih Menghantui Novel Baswedan':

[Gambas:Video 20detik]




(ibh/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed