Fokus Sertifikasi, Mendikbud Imbau Sekolah Setop Rekrut Guru Honorer

Andhika Prasetia - detikNews
Jumat, 11 Jan 2019 19:20 WIB
Muhadjir Effendy (Ari Saputra/detikcom)
Muhadjir Effendy (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Pemerintah menegaskan tengah berfokus pada penyelesaian sertifikasi guru. Sekolah-sekolah diminta tidak lagi merekrut guru honorer.

"Ya itu. Karena itu, kita juga mengimbau sekolah jangan merekrut guru honorer lagi. Tolong beri saya kesempatan untuk menyelesaikan honorer yang sekarang ini," ujar Mendikbud Muhadjir Effendy di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).


Masalah sertifikasi guru sempat dikeluhkan oleh salah seorang guru kepada Presiden Joko Widodo. Bu Mega mengaku kesulitan ikut sertifikasi guru.

"Karena kalau tambah-tambah terus, kapan selesainya? Soalnya, kita akan segera membangun sistem rekrutmen guru yang betul-betul sistemik, mengikuti standar kualifikasi yang benar. Kalau sekolah terus-terusan mengangkat honorer, kapan kita selesai?" kata Muhadjir.


Muhadjir juga mengimbau guru yang sudah pensiun kembali bekerja.

"Karena itu, imbauan saya, guru yang sudah pensiun diminta kembali bekerja dulu--cukup dengan surat keterangan dari kepala sekolah. Supaya honornya bisa diambil dari BOS. Tapi yang jelas, dia bukan guru baru, menunggu sampai ada guru rekrutan baru. kan pensiun umur 60 tahun. Kalau tidak stroke, saya kira masih sehat, mengajar masih bagus," paparnya. (dkp/gbr)