Jepang Sumbang 1,8 Juta Dolar AS untuk Cegah Polio RI
Kamis, 08 Sep 2005 13:28 WIB
Jakarta -
Jepang khawatir jika wabah polio di Indonesia dibiarkan akan menjalar ke negara tetangga dan mengancam kesehatan dunia. Karena itu Jepang pun tak keberatan menyumbang 1,8 juta dolar AS untuk memberantas wabah polio. Surat bantuan hibah Jepang kepada Indonesia yang diberikan melalui Unicef diteken di kantor Menko Kesra Jalan Medan Merdeka Barat,Jakarta, Kamis (8/9/2005). Surat ditandatangani Menko Kesra Alwi Shihab, Dubes Jepang untuk Indonesia Yutaka Limura dan perwakilan Unicef untuk Indonesia Gianfranco Rotigliano. Jepang mengharapkan realisasi bantuan itu bisa memberi andil dalam upaya mencegah merebaknya penyakit polio di Indonesia. Yutaka mengingatkan imunisasi polio penting tidak hanya untuk Indonesia tapi juga untuk negara lain di seluruh dunia."Kita khawatir bila polio di Indonesia dibiarkan bisa menjalar ke negara tetangga dan mengancam kesehatan dunia," kata Yutaka. Sementara perwakilan Unicef mengatakan penting bagi Indonesia melakukan imunisasi polio agar bisa kembali bebas polio seperti pada tahun 1995. "Kita tak ingin mendengar ada polio lagi di Indonesia," kata Rotigliano. Bantuan itu disambut baik Menko Kesra Alwi Shihab. Pemberian bantuan itu, katanya, patut disyukuri karena merupakan bentuk perhatian dunia terhadap polio di Indonesia."Saat ini berdasarkan laporan 93,4 persen imunisasi polio sukses. Semoga ke depan kita bisa mencapai apa yang kita inginkan yaitu 100 persen,"kata Alwi.
(iy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































