PDIP Balas Habiburokhman soal Jokowi Kalah 0-3: Ilusi Timses Prabowo

PDIP Balas Habiburokhman soal Jokowi Kalah 0-3: Ilusi Timses Prabowo

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Selasa, 08 Jan 2019 15:38 WIB
PDIP Balas Habiburokhman soal Jokowi Kalah 0-3: Ilusi Timses Prabowo
Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - PDIP balik menyerang tim sukses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno soal polemik debat Pilpres 2019. Sebelumnya, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin disebut sudah kalah 0-3 meski debat perdana belum dimulai.

"Itu ilusi dan ekspektasi sebagai timses Prabowo-Sandiaga. Bias timses," ucap Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan PDIP Eva Sundari kepada wartawan, Selasa (8/1/2019).
Skor 0-3 itu sebelumnya disebut Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman karena, menurutnya, Prabowo-Sandiaga lebih memiliki konsep jelas terkait materi debat pertama, yaitu hukum dan HAM, korupsi, serta terorisme. Namun, bagi Eva, tiga isu itu tidak jelas ditemukan dalam visi-misi pasangan capres-cawapres nomor urut 02 itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di atas kertas, Prabowo lebih terbebani urusan apa pun, tidak legitimate meski (andai) konsepnya jelas sekalipun. Faktanya kan nggak jelas di visi-misi Prabowo. Sedangkan Nawacita clear, demikian juga isu-isu yang lain," katanya.
"Reputasi Prabowo dan cawapresnya soal utang dan korupsi banyak tersangkut masalah. Demikian juga soal HAM, Prabowo adalah aktor langsung kasus-kasus HAM. Sedangkan Jokowi mewarisi kasus-kasus pelanggaran HAM, termasuk terkait Pak Prabowo. Misal penculikan aktivis yang hingga kini masih 9 orang yang belum kembali," imbuh Eva.

Untuk itu, Eva menilai konsep yang dimiliki Prabowo untuk tiga isu itu lemah. Dia pun menyindir timses Prabowo-Sandiaga dengan sebuah pepatah Jawa.

"Ingat pepatah Jawa soal legitimasi, 'Nek galak ojo clutak, nek clutak ojo galak'," kata Eva. (mae/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads