detikNews
Senin 07 Januari 2019, 18:30 WIB

WN Inggris Penampar Staf Imigrasi Bali Damprat Pengunjung Sidang!

Aditya Mardiastuti - detikNews
WN Inggris Penampar Staf Imigrasi Bali Damprat Pengunjung Sidang! WN Inggris penampar staf Imigrasi (Dita/detikcom)
Denpasar - Warga negara Inggris Auj-e Taqaddas dituntut 1 tahun bui gara-gara menampar staf Imigrasi Bali. Seusai sidang, Taqaddas lagi-lagi bikin onar gara-gara taksi online.

Taqaddas hari ini menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa sekaligus sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Denpasar, Jl Panglima Besar Sudirman, Denpasar, Bali, Senin (7/1/2019). Seperti biasa, Taqaddas menanyakan kepada jaksa mobil jemputan untuk mengantarnya pulang.

Jaksa I Nyoman Triarta Kurniawan telah meminta Taqaddas menunggu terlebih dahulu. Triarta mengatakan nantinya dia akan memberikan kabar atau informasi mobil jemputan lewat pesan WhatsApp.


Selang beberapa waktu, Taqaddas mulai gelisah karena tak menemukan jaksa Triarta. Dia mulai marah-marah di luar ruangan sidang mencari jaksa maupun kabar soal mobil jemputan yang seharusnya sudah ada.

"Di mana taksi saya? Saya ingin pulang, ini tanggung jawab jaksa untuk menyediakan taksi saya," teriak Taqaddas tepat di depan ruang sidang.

Alhasil, aksinya mengundang perhatian sejumlah polisi dan pengunjung sidang yang hadir. Salah seorang polisi bersenjata laras panjang mendekati Taqaddas dan berusaha menenangkannya.

"Jangan ajak saya bicara kalau Anda tidak paham apa yang saya katakan. Saya tidak mau dibilang kabur, mana taksi saya," teriaknya lagi.


Polisi tersebut terlihat sempat kebingungan untuk menenangkan Taqaddas karena suaranya mengganggu jalannya sidang. Tak hanya ke polisi, awak media pun jadi sasaran amarah Taqaddas.

"Jangan ambil foto saya, atau saya ambil kameramu dan saya hancurkan," ujarnya sambil menuding salah seorang fotografer dengan nada tinggi.

Seorang polisi berkumis kemudian mendekati Taqaddas dan mencoba mengajaknya bicara. Perlahan, Taqaddas mulai tenang dan tak marah-marah lagi.

Seorang jaksa wanita kemudian menghampiri Taqaddas. Jaksa wanita itu juga sempat kena semprot soal tanggung jawab menyediakan transportasi untuknya pulang. Setelah diberi tahu soal jemputan mobil Taqaddas pun diam dan bergegas pulang.

Sebelumnya, jaksa menuntut Taqaddas 1 tahun penjara karena menampar petugas Imigrasi Bali. Jaksa menyebut hal yang memberatkan adalah perbuatan Taqaddas meresahkan masyarakat.

WN Inggris Penampar Staf Imigrasi Bali Damprat Pengunjung Sidang!

(ams/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com