Posyandu Diminta Lebih Efektif Cegah Busung Lapar

Posyandu Diminta Lebih Efektif Cegah Busung Lapar

- detikNews
Rabu, 07 Sep 2005 12:44 WIB
Jakarta - Posyandu diminta meningkatkan peranannya. Sebab efektifitas Posyandu diharapkan mampu mengatasi merebaknya gizi buruk dan busung lapar di kalangan balita.PKK sebagai motor penggerak Posyandu juga diimbau memonitor secara cermat kesehatan ibu dan anak agar dua masalah tersebut tidak terjadi lagi.Hal tersebut disampaikan Ibu Negara Ani Yudhoyono dalam sambutannya saat meresmikan Pertemuan Nasional Pemantapan Posyandu dalam Upaya Deteksi Dini Gizi Buruk di Gedung Depdagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (7/6/2005).Acara tersebut juga dihadiri Mendagri M Ma'ruf beserta istri, Menko Kesra Alwi Shihab beserta istri, dan Menkes Siti Fadilah Supari.Dalam sambutannya, Ibu Negara menegaskan, masalah yang terjadi sekarang adalah kurangnya kader PKK yang bersedia bekerja secara iklas untuk kemajuan Posyandu. Diakuinya, kurangnya kader PKK disebabkan minimnya kesejahteraan mereka. Bahkan banyak yang kerja secara gratisan alias tidak dibayar.Dia mengaku sudah melaporkan kepada Presiden SBY mengenai masalah ini. Namun naiknya harga minyak mentah dan munculnya berbagai masalah negara lainnya membuat negara belum dapat memberikan jaminan kesejahteraan bagi pekerja Posyandu."Untuk itu saya mengharapkan kader PKK bekerja dengan ikhlas, dengan tidak mengharapkan mendapat gaji karena kader PKK bertugas untuk berbuat baik bagi masyarakat," katanya. Sedangkan Menko Kesra Alwi Shihab menyatakan, upaya pemantapan Posyandu sangat tepat saat ini karena Indonesia tengah dilanda berbagai masalah kesehatan. Dia juga mengaku hampir semua sektor kesehatan mengalami persoalan. Salah satu penyebabnya adalah tidak optimalnya Posyandu. Dia mengindikasikan ada tiga hal yang menyebabkan Posyandu tidak berjalan, yaitu kurangnya komitmen di semua tingkatan wilayah, sulitnya mencari kader yang berjiwa pejuang, dan tidak adanya dana. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads