Waketum PAN Totok Emoh Komentari Serangan Balik Agung Mozin

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 31 Des 2018 06:45 WIB
(Foto: dok. Twitter @totokdaryanto)
Jakarta - Sentilan Waketum PAN Totok Daryanto terhadap elite-elite yang mundur dibalas Agung Mozin. Agung, yang mundur dari posisi Ketua Badan Cyber dan Multimedia PAN, menyerang Totok dan menyebutnya sebagai orang yang tak serius mengurus partai. Totok kini memilih tak berkomentar.

"Nggak ada komentar, nggak dari saya, udah selesai, komentar saya sudah selesai, jadi nggak perlu dikomentari lagi, apapun yang disampaikan," kata Totok saat dihubungi, Minggu (30/12/2018).


Totok menganggap kisruh di internal PAN sudah selesai. Dia juga ingin suasana di partai berlambang matahari itu tak semakin gaduh.

"Intinya kader-kader partai tidak semakin gaduh karena persoalan seperti itu, jadi persoalan itu sudah selesai, sekali komentar sudah," ujarnya.


Sebelumnya, Totok menanggapi soal pengunduran diri Agung Mozin dan Putra Jaya Husin. Untuk Agung Mozin, Totok menyebut tak ada pengaruhnya bagi partai.

"Soal Agung Mozin, setahu saya tidak terlalu aktif di DPP. Jadi sebenarnya orang yang sekarang bikin statement mundur atau tidak itu nampaknya sih bagi partai tidak ada artinya karena mereka selama ini tidak terlalu aktif di partai dan tidak ada kontribusi yang rill kepada partai," kata Totok saat dihubungi, Jumat (28/12).


Sentilan itu kemudian dibalas Agung. Agung mengatakan ketika Totok Daryanto mendapatkan tugas menjadi Ketua BAPILU DPP PAN Periode 2005-2010, dia tidak melakukan tugasnya sungguh-sungguh sebagai penanggung jawab pemenangan Pemilu di seluruh Tanah Air (77 Dapil saat itu). Totok, Agung melanjutkan, hanya mengurus pemenangan di dapilnya sendiri.

"Saat ini Totok Daryanto menjadi Wakil Ketua Umum DPP PAN paling tua dibandingkan Wakil Ketua Umum DPP PAN lainnya, bahkan lebih tua dari Ketua Umum DPP PAN, tapi Totok Daryanto tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Wakil Ketua Umum DPP PAN," ujar Agung, Minggu (30/12).

Agung menyebut Totok sering tak hadir rapat. Hal itu merupakan contoh buruk bagi para juniornya di PAN. Agung kemudian mengungkit lagi performa Totok di Pemilu 2009.

"Ketika Totok Daryanto mendapatkan tugas memenangkan PAN di Pemilu 2009, justru PAN telah kehilangan 6 Kursi (53 Kursi -> 47 Kursi)," ujar Agung.

"Yang merusak hubungan hubungan Pak Amien Rais dengan Pak Sostrisno Bachir pada periode itu juga perilaku Totok Daryanto yang menunjukkan sikap arogan sebagai Ketua Bappilu, bahkan saudara Totok Daryanto juga saat itu menjadi pengumpul mahar untuk partai," ujarnya.

Agung menyebut Totok kini menikmati suasana keruh di PAN. Dia menyebut Totok lebih banyak mudaratnya di PAN.



Simak juga video 'Pendiri PAN yang Minta Amien Rais Mundur Ternyata 'Kecele'':

[Gambas:Video 20detik]

(knv/dnu)