ADVERTISEMENT

Tahanan KPK akan Diborgol, NasDem Ingatkan Pentingnya Pencegahan

Haris Fadhil - detikNews
Minggu, 30 Des 2018 09:13 WIB
Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago (Foto: Dok. DPP NasDem)
Jakarta - NasDem tak mempermasalahkan rencana KPK untuk memborgol para tahanan korupsi mulai tahun 2019. Namun NasDem mengingatkan KPK untuk memaksimalkan pencegahan agar kasus korupsi berkurang.

"Silakan saja jika itu dianggap bisa mempermalukan koruptor. Tetapi KPK juga diharapkan dapat memaksimalkan pencegahan sehingga target pencegahan korupsi bisa dicapai," kata Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago kepada detikcom, Sabtu (29/12/2018).

Irma juga meminta agar para koruptor yang dijatuhi hukuman penjara 5 tahun ke atas dicabut hak politiknya. Dia menilai pencabutan hak politik itu tidak akan melanggar HAM.


"Sebaiknya para koruptor, selain yang mendapat hukuman di bawah 5 tahun, tidak boleh mencalonkan diri lagi, baik sebagai kepala daerah maupun sebagai legislator, karena kepala daerah dan legislator merupakan teladan bagi publik. Jika bicara HAM, kan mereka masih bisa berbisnis dan lain-lain. Supaya ada efek jera," ucapnya.

Johnny G PlateJohnny G Plate (Tsarina/detikcom)

Sekjen NasDem Johnny G Plate juga tak mempermasalahkan pemborgolan para tahanan korupsi itu asal sesuai norma yang berlaku. Dia juga menekankan pentingnya aspek pencegahan korupsi.

"Kami tekankan betul pencegahan korupsinya, supaya jangan ada lagi korupsi. Kita serahkan saja kepada KPK mana yang menurut KPK itu bagus. Yang penting semua yang dilakukan itu sudah sesuai norma, KPK perlu melihat norma. Kedua, harus ada manfaatnya, nilai positifnya kalau tidak, kan sayang aja," ujar Johnny.

Ketua KPK Agus Rahardjo sebelumnya mengatakan para tahanan kasus korupsi bakal diborgol mulai tahun depan. Menurut dia, KPK telah memilik peraturan komisi (perkom) terkait pemborgolan para tahanan itu.


"Ya kita sudah punya perkom (peraturan komisi), perkom itu mirip dengan teman-teman di kepolisian. Begitu menjadi tahanan, kemudian diborgol. Mudah-mudahan ini nanti bisa diterapkan di tahun 2019," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (28/12).

Hingga kini, setiap tahanan yang dibawa dari dan menuju Gedung KPK tidak diborgol. Mereka hanya mengenakan rompi tahanan berwarna oranye saat dibawa dari ataupun menuju rutan.


Saksikan juga video 'Johan Budi: Presiden Apresiasi Pemberantasan Korupsi KPK':

[Gambas:Video 20detik]

(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT