DetikNews
Jumat 28 Desember 2018, 07:43 WIB

Kaleidoskop 2018

'Show Terselubung' Miyabi yang Repotkan Imigrasi Bali

Aditya Mardiastuti - detikNews
Show Terselubung Miyabi yang Repotkan Imigrasi Bali Foto: (Instagram/Maria Ozawa)
Denpasar - Bulan November 2018 publik dibuat geger dengan berita penangkapan mantan artis panas Jepang Maria Ozawa alias Miyabi oleh Imigrasi Denpasar, Bali. Selidik punya selidik, Miyabi datang dengan visa kunjungan, tapi ia sejatinya menghadiri acara yang dikomersilkan.

Penangkapan Miyabi itu terjadi pada Selasa (6/11) lalu. Miyabi ditangkap petugas Imigrasi usai pesta ulang tahun sahabatnya, Barbie Nouva di kawasan Kesiman, Denpasar.

Imigrasi mengatakan pemeriksaan Maria Ozawa berawal dari adanya entry ticket yang tersebar di media sosial untuk mengikuti pesta ulang tahun sahabat Miyabi itu.

Harga tiket yang tertera di selebaran media sosial tersebut mulai dari Rp 6 juta hingga Rp 22 juta untuk tiket pesawat, hotel, wanita pendamping, VVIP transport, makan malam, after party, photobooth, dan lucky draw.

Lokasi pesta pun mulanya disebut di kapal pesiar, namun akhirnya pindah ke sebuah Villa di kawasan Kesiman, Denpasar. Petugas imigrasi melakukan penyamaran dengan membeli empat tiket untuk memastikan apakah ada pelanggaran keimigrasian yang dilakukan Maria Ozawa.

Empat petugas imigrasi ini pun mengikuti pesta ulang tahun Barbie Nouva. Mereka juga sempat berfoto bersama Miyabi dan Barbie Nouva sebagai bagian dari paket tiket yang dibayarkan.

"Terkait indikasi penerimaan uang, itu entry point kami kenapa kami menurunkan tim. Fungsi kami adalah pengawasan terhadap kegiatan orang asing, bukan pesta ulang tahun, tapi kegiatan orang asing, ada unsur komersialisme. Namun kita juga harus mempunyai perspektif yang outward looking, memang itu di Indonesia hal yang belum lumrah, di luar bring your own (BYO) biasa sekali, undangan RSVIP BYO itu biasa, bahkan mereka bawa makanan, minuman dikumpulin di meja, cuma karena tidak teratur di sini akhirnya membayar, ini Bali, tapi kita cenderung bahwa kita fokus kepada pelanggaran yang dilakukan oleh orang asing tersebut," kata Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Hukum dan HAM Bali Agato Simamora saat jumpa pers di kantornya, Kamis (8/11).

Agato memastikan pemeriksaan Maria Ozawa sesuai prosedur, ketika diminta datang keesokan harinya pihak manajemen Maria Ozawa menunjukkan tiket kepulangan pada Rabu (7/11). Sehingga pemeriksaan dilakukan malam itu juga. Dia juga memastikan kedatangan Maria Ozawa ke kantor imigrasi Bali menggunakan mobil yang berbeda dengan petugas, sehingga dia meyakini tidak ada pelanggaran yang dilakukan anak buahnya.

Rupanya setelah dilakukan pemeriksaan, Maria Ozawa tak mengetahui soal adanya biaya yang dibebankan penyelenggara pesta ke para tamu undangan. Sebab, Miyabi mengaku datang sebagai teman. Miyabi pun langsung dilepaskanpukul 02.20 Wita.

"Tidak ada niat yang bersangkutan, tidak ada mens rea yang bersangkutan untuk komersialisme terhadap pesta ulang tahun. Sehingga kami dapat meyakini yang bersangkutan karena menggunakan visa kunjungan untuk wisatawan memiliki tiket kembali, tidak ada indikasi melakukan pelanggaran pidana maka kepala kantor segera memutuskan untuk melepaskan yang bersangkutan secara baik, dan tidak ada masalah komunikasi dalam hal bahasa Inggris, tidak ada masalah dalam komunikasi. Kami sampaikan bahwa ini prosedur yang dilakukan atas beberapa keterangan yang kami miliki, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan dan silakan pulang," paparnya panjang lebar.

Tak hanya itu, Imigrasi Bali juga membantah berbagai tudingan miring yang dialamatkan pada institusinya terkait penangkapan Maria Ozawa. Mulai dari isu selfie, kendala petugas berbahasa Inggris hingga lari membawa kabur paspor Miyabi. Agato memastikan semua petugas yang memeriksa Maria Ozawa sudah dimintai klarifikasi.

"Kami menolak statement lari, membawa lari paspor. Seorang petugas dilengkapi surat tugas akan melaksanakan tugas itu sampai selesai, agak aneh kalau seorang petugas lari dari orang yang sudah diperiksa," tegasnya.


Dia juga memastikan penindakan terhadap Miyabi dilakukan setelah pesta dinyatakan selesai oleh MC. Kemudian petugas menunjukkan surat tugas dan tanda pengenal, baru kemudian meminta identitas Miyabi. Dia juga menegaskan tak ada selfie yang dilakukan oleh anggotanya.

"Selfie begini ya (sambil memperagakan gaya selfie), kami suatu institusi, kami memiliki jati diri, nilai-nilai yang patut. Ini bukan selfie, di lokasi acara dan tidak ada selfie. Kalau ada ya saya tindak. Etika kepatutannya tidak ada. Kami sudah mengklarifikasi ke petugas kami tidak ada," ujar Agato sambil menunjukkan beberapa foto yang diambil petugas bersama Miyabi dan Barbie Nouva saat acara.

Namun apa kata pihak Miyabi? Mereka memelintir langkah penegakan hukum keimigrasian di atas dan mengaku kecewa dengan pemeriksaan petugas Imigrasi tersebut.

Setelah menunjukkan paspor, menurut Miyabi petugas tiba-tiba membawa kabur paspornya. Tak hanya itu, Miyabi yang datang menggunakan visa turis itu juga kecewa karena petugas imigrasi hanya ingin selfie.

"Setelah berbicara selama dua jam di kantor, mereka mencetak beberapa dokumen untuk saya tandatangani. Mereka memberi kembali paspor saya dan mengatakan betapa terkenalnya saya di Indonesia. Setelah itu mereka memintaku untuk berfoto selfie dengan saya," ujar Miyabi di akun Instagramnya, Rabu (7/11).

"Orang-orang Imigrasi mengarang cerita, mengintai dan mengumpulkan informasi. Mereka melacak dan mengambil paspor saya hanya untuk SELFIE DENGAN SAYA!?" lanjutnya kesal.


Kekecewaan soal isu selfie ini juga disuarakan oleh sahabat Maria Ozawa, Barbie Nouva. Barbie kemudian mengunggah bukti itu di Instagramnya, terlihat seorang pria berbaju hitam dengan wanita yang diduga Maria Ozawa sambil ditutupi dengan emoticon tanda hati.

Dua hari setelah penangkapan Miyabi, dua orang konsulat Jepang pun mendatangi kantor imigrasi Bali untuk minta klarifikasi pemeriksaan Miyabi. Saat itu kedua perwakilan dari Konsulat Jepang tak memberikan komentar dan menghindari wartawan.


Saksikan juga video 'Marah, Miyabi Sebut Orang Imigrasi Cuma Ingin Selfie':

[Gambas:Video 20detik]


(ams/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed