DetikNews
Kamis 27 Desember 2018, 17:53 WIB

Kaleidoskop 2018

Roy Suryo Diminta Kembalikan Aset Kemenpora Lagi di September 2018

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Roy Suryo Diminta Kembalikan Aset Kemenpora Lagi di September 2018 Foto: Ilustrasi Roy Suryo & 3.226 Barang Negara (Luthfy Syahban/detikcom)
Jakarta - Mantan Menpora Roy Suryo kembali ditagih untuk mengembalikan aset oleh Kemenpora. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya yang didaftar ada 3.226 item dalam surat yang dilayangkan ke Roy.

"Surat itu betul, bukan hoax. Asli tanda tangan saya," kata Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto saat dihubungi, Selasa (4/9/2018).



Gatot membenarkan surat bernomor 5-2-3/SET.BIII/V/2018 itu dibuat pada 1 Mei 2018. Namun dia mengaku tak tahu-menahu mengapa surat ke Roy Suryo baru beredar ke publik sekarang.

Surat untuk Roy itu guna menindaklanjuti pemeriksaan tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang hasilnya menemukan ada 3.226 unit barang yang belum dikembalikan.

"Sudah ada yang dikembalikan tahun 2016 sebanyak (senilai) Rp 500 juta, sekarang barangnya ada di gudang kami. Tapi sisanya belum, makanya masih muncul di temuan BPK," sebut Gatot.

Roy Suryo Merasa Difitnah

Roy akhirnya angkat bicara terkait penagihan itu. Dia merasa difitnah.

"Maaf setelah lama bersikap Sabar dan Mengalah terhadap kabar aset BMN (Barang Milik Negara, -red) Kemenpora sebanyak 3.226 unit yang disebut-sebutkan 'masih saya bawa (?)', padahal ini tidak benar sama sekali," kata Roy melalui pesan singkat saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (5/9).



Dia lalu menunjuk pengacara untuk mengurusi persoalan ini. Pengacaranya, Tigor Simatupang, lalu menyiapkan data untuk mensomasi Kemenpora.

Roy Suryo Ditagih Sendok Sampai Bor

Pengacara Roy Suryo, Tigor Simatupang menyebut kliennya menerima surat lampiran berisi daftar barang-barang yang harus dikembalikan. Tapi surat dari Kemenpora tertanggal 1 Mei 2018, belum diterima.

"Ini apa? Satu set sendok dihitung satu-satu, bor, kabel-kabel, pompa air," sebut Tigor, saat dihubungi, Kamis (6/9).



Dia menyebut pembelian barang-barang itu dilakukan bawahan Roy saat menjabat Menpora. Segala urusan tanggung jawab pembelian disebut Tigor harusnya dipegang bawahan seperti kabag rumah tangga.

"Apa iya ngurusin gitu menteri? yang ngerjain (belanja) kan kabag-kabagnya. Memang Pak Roy yang manggilin kan enggak? masa kita sewa tukang masa kita beli bor juga beli obeng juga?" tutur Tigor.

Roy Suryo Dicopot dari Waketum PD Gara-gara Ditagih Aset

Buntut penagihan aset oleh Kemenpora, Roy Suryo dicopot dari posisi Waketum Partai Demokrat. Roy diminta fokus menyelesaikan persoalan itu.

"Wanhor keluarkan rekomendasi dan sudah diterbitkan SK penonaktifan oleh Ketum dan Sekjen," ujar Ketua Dewan Kehormatan (Wanhor) PD Amir Syamsuddin kepada detikcom, Sabtu (15/9).

Demo di depan Kantor Partai Demokrat terkait Roy Suryo. Demo di depan Kantor Partai Demokrat terkait Roy Suryo. Foto: Ari Saputra


Amir pun memberikan imbauan kepada Roy Suryo soal permasalahannya dengan Kemenpora. Ia meminta agar Roy segera menyelesaikan persoalannya itu.

"Mengimbau agar memanfaatkan dan memaksimalkan komunikasi yang telah dibuka oleh Kemenpora agar isu yang telah sangat merugikan dirinya segera diclearkan," ucap Amir.

Sempat Akan Mediasi, Roy Tetap Somasi Kemenpora

Roy Suryo dan Kemenpora sedianya akan melakukan mediasi. Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan mediasi tersebut merupakan usulan Menpora Imam Nahrawi. Mediasi akan dilakukan langsung Imam Nahrawi.

"Pak Menteri kemarin ada usul yang bagus, memerintahkan kepada kami, kepada saya, untuk segera mempertemukan Pak Menpora dengan Pak Roy Suryo. Jadi duduk bareng," ujar Gatot di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9).

Tapi melalui pengacaranya, Tigor Simatupang, Roy Suryo melayangkan somasi ke Kemenpora. Dia menuntut Kemenpora meminta maaf.

Pengacara Roy Suryo, Tigor Simatupang. Pengacara Roy Suryo, Tigor Simatupang (Arief/detikcom)


"Mereka harus klarifikasi ke media, jangan asal ngomong. Dia sebagai Sesmenpora jangan asal ngomong," ucap Tigor kepada wartawan di Kantor Menpora, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10).

Tigor merasa tidak pernah mendapat bukti Roy Suryo meminjam atau mengambil barang. Padahal, surat permintaan sudah dikirim sejak, Jumat (14/9).


Saksikan juga video 'Polres Jaksel Sarankan Pelapor Roy Suryo Lapor ke Tipikor':

[Gambas:Video 20detik]


(bag/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed