DetikNews
Kamis 27 Desember 2018, 05:36 WIB

Misteri 5 Selongsong Peluru Serda Jhoni

Eva Safitri, Adhi Indra Prasetya - detikNews
Misteri 5 Selongsong Peluru Serda Jhoni Foto: Isal Mawardi/detikcom
Jakarta - Nyawa Letkol Dono Kuspriyanto hilang di tangan Serda Jhoni Risdianto. Letkol Dono tewas setelah 2 peluru menembus tubuhnya dari 4 tembakan yang diletuskan Serda Jhoni.

Temuan tim gabungan TNI dan Polri menemukan total 9 selongsong peluru di lokasi penembakan Serda Jhoni. Padahal hanya 4 peluru yang kena di mobil Letkol Dono. Lima peluru sisanya masih misteri. Dugaan sementara, lima butir peluru itu berasal dari pistol Serda Jhoni.

"Dua tembakan di depan, kemudian kendaraan korban masih terus melaju dan ditembak lagi oleh pelaku, dua tembakan di belakang. Korban meninggal dunia di TKP dengan dua luka tembakan yang pertama di pelipis, kemudian yang kedua ada di punggung tembus ke perut," ujar Kapendam Jaya Kolonel (Inf) Kristomei Sianturi ketika dihubungi detikcom, Rabu (26/12/2018).




4 peluru yang diletuskan Serda Jhoni ditemukan di mobil korban. Namun, dari olah TKP, jumlah selongsong yang ditemukan di sekitar lokasi sebanyak 9 butir.

Polisi Militer (POM) TNI yang menangani kasus ini akan melakukan penyelidikan lebih lanjut soal 5 peluru itu. Dugaan sementara, Serda Jhoni melepaskan tembakannya sebanyak 9 kali.

"Tapi selongsongnya kita temukan ada 9 buah, berarti kan logikanya dia nembak 9 kali. Nah, ya sudah sementara ini sedang penyelidikan kemana lima peluru itu," tutur Kristomei.

Sebelum terjadi penembakan, Letkol Dono dan Serda Jhoni sempat saling menyerempet. setelah senggolan itu, Letkol Dono yang mengendarai mobil tidak langsung berhenti. Serda Jhoni kemudian memarkirkan kendaraan dan mengejar mobil tersebut.

Gesekan dua anggota TNI tak terelakan di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur pada Selasa (25/12) malam. Serda Jhoni sempat melepaskan tembakan di bagian depan dan belakang mobil Letkol Dono.



"Kemudian karena korban tak berhenti, berusaha dikejar pelaku. Saat itu lalin padat, terduga pelaku memarkirkan kendaraan. Lalu melepaskan kendaraan 2 kali di depan. Karena masih melaju, terduga pelaku menembak lagi 2 di belakang," ujar Kristomei.

Letkol Dono tak memberi perlawanan saat ditembak oleh Serda Jhoni. Letkol Dono disebut langsung tewas di lokasi.

Jenazah Letkol Dono Kuspriyanto tiba di pemakaman Taman Makam Pahlawan (TMP) Dreded, Bogor, Jawa Barat. Pihak keluarga meminta penanganan kasus penembakan yang menewaskan Letkol Dono digelar secara transparan.

"Mudah-mudahan dibuka selebar-lebarnya diungkap. Siapa yang berbuat, harus bertanggung jawab. Itu saja," kata Dikyo, adik almarhum Letkol Dono saat ditemui seusai pemakaman di TMP Dreded.


Simak Juga 'Serda Jhoni Diduga Mabuk saat Tembak Letkol Dono':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed