detikNews
Rabu 26 Desember 2018, 13:08 WIB

Kaleidoskop 2018

Parfum Victoria's Secret dan Terungkapnya Sel Palsu Setya Novanto

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Parfum Victorias Secret dan Terungkapnya Sel Palsu Setya Novanto Parfum Victoria's Secret dan sederet perlengkapan pribadi lainnya di sel Novanto. Foto: dok. Tim Mata Najwa/Trans7/Narasi
Jakarta - Pertengahan tahun 2018 publik dikejutkan dengan kondisi sel mantan Ketua DPR Setya Novanto. Bukan soal kondisinya yang 'minimalis', tapi lebih kepada benda-benda mencurigakan yang ditemukan.

Sel palsu Novanto terungkap setelah presenter Najwa Shihab berkunjung ke Lapas Sukamiskin dalam acara Mata Najwa yang tayang di Trans7 pada Rabu (25/7/2018). Acara tersebut memang tidak ditayangkan secara langsung, Najwa berkunjung beberapa hari sebelumnya yakni pada Sabtu (21/7).



Sementara itu di studio, Najwa berbincang dengan Menkumham Yasonna Laoly sembari melihat tayangan temuan di Sukamiskin. Najwa langsung mengonfirmasi ke Yasonna saat itu dan ditayangkan secara langsung.

Bukan hanya sel Novanto yang jadi sorotan, tapi juga sel eks Bendahara Umum Partai Demokrat Nazzaruddin. Yasonna lantas langsung memastikan bahwa yang dikunjungi Najwa itu bukanlah sel Novanto dan Nazzaruddin.

"Itu bukan sel Nazaruddin dan sel Setya Novanto," kata Yasonna.

Dari Parfum Victoria's Secret sampai Nasgor Tek-tek

Sederet benda mencurigakan ditemukan dalam sel Novanto. Benda-benda itu mulai dari parfum wanita hingga nasi goreng 'tek-tek'.

Di sana terdapat body mist cologne merek Pucelle dan parfum wanita merek Victoria's Secret Body Mist Pure Seduction. Ada juga minyak rambut murah berharga belasan ribu Rupiah.

Selain itu juga ada parfum dari brand Carolina Hererra '212 Men'. Terlihat juga pewarna rambut Bigen dalam sel yang ditempati terpidana kasus korupsi e-KTP tersebut.



Selain produk perawatan tubuh, ada juga makanan siap saji di lemari Novanto. Novanto juga menunjukkan menu makan malamnya yaitu nasi goreng tek-tek. Novanto bilang harganya Rp 20.000.

Najwa mengaku tak percaya sel itu dihuni Novanto, karena ada parfum perempuan dan ruangan yang diyakini tak sesuai dengan profil Novanto. Bahkan Menkumham membandingkan temuan benda-benda itu dengan keseharian Novanto sebelum dipenjara.

"Karena saya melihat kejanggalan. Ini atas nama penghuni lapas, tempat masih baru, dan kalau kita lihat isi sel, baju, makanan, rasanya tidak sesuai profil Setya Novanto," kata Najwa di studio Trans7 dalam siaran live.

"Salah satu yang mencurigakan parfum perempuan?" sambung Najwa.

"Kalau parfum mungkin preferensi, ya. Tapi melihat kepribadian beliau, style, gaya beliau, mencurigakan itu," ujar Yasonna.

Bukan cuma itu, kecurigaan Najwa sebetulnya sudah muncul ketika melihat stiker penanda penghuni sel atas nama Novanto tampak baru. Padahal Novanto sudah mendekam selama 3 bulan saat itu.

Diduga Bersandiwara saat Dikunjungi Najwa

Setya Novanto dan Nazaruddin sama-sama sedang membaca Alquran saat disidak oleh Tim Mata Najwa yang didampingi petugas Ditjen PAS Kemenkumham. Muncul dugaan kedua terpidana itu bersandiwara.

Novanto saat Dikunjungi Najwa Shihab.Novanto saat Dikunjungi Najwa Shihab. Foto: Dokumentasi Tim Mata Najwa


"Biasa, lagi baca-baca Alquran," kata Novanto saat menyambut Najwa Shihab.

Kamera sempat menyorot buku bersampul karton biru yang dipegang Novanto. Setelah dilihat lebih seksama, cover buku itu bertuliskan "KAMUS KECIL 80% KOSAKATA ALQURAN". Jadi bisa dipastikan itu bukan Alquran.

Setelah ke sel Novanto, Najwa lalu mengunjungi sel Nazaruddin. Setelah membuka pintu sel yang diketuk, Nazaruddin yang memakai gamis mencium Alquran yang dipegangnya dan melipat sajadah sebelum menyambut Tim Mata Najwa. Nazaruddin juga tak mau salaman bersentuhan tangan dengan Najwa.

"Abis salat, Bang?" tanya Najwa. "Iya," jawab Nazar singkat.

Entah kebetulan atau tidak, namun adegan awal saat Novanto dan Nazaruddin disidak mirip, sedang membaca Alquran. Mengingat keduanya bersandiwara menempati sel palsu, apakah sisi religius itu juga palsu?

Terkuak Gara-gara Kasus Suami Inneke Koesherawati

Dugaan sel palsu Novanto dan Nazaruddin terungkap saat Ditjen PAS Kemenkum HAM Jabar menggelar sidak di Lapas Sukamiskin pascapenangkapan eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husen oleh KPK. Wahid Husen ditangkap KPK terkait suap yang dilakukan oleh Fahmi Darmawansyah, suami Inneke Koesherawati.

Eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husen. Foto: Rifkianto Nugroho


Setelah penangkapan itu, Lapas Sukamiskin jadi sorotan. Gazebo-gazebo yang dianggap sebagai fasilitas mewah untuk napi pun dibongkar. Najwa Shihab bersama timnya dan jajaran Ditjen PAS Kemenkumham ke Lapas Sukamiskin pun dalam rangka menindaklanjuti penangkapan oleh KPK.

Sel Asli Novanto Ternyata Luas

Beberapa bulan kemudian barulah ketahuan di mana sel asli Setya Novanto. Rupanya sel yang dia huni mewah, jauh dari sel palsu ketika dikunjungi Najwa Shihab.

Ombudsman melakukan sidak di Lapas Sukamiskin pada Kamis (13/9). Di dalamnya ada kasur dan seprai berwarna putih serta exhaust fan. Ada pula rak buku hingga meja kerja lengkap dengan kursinya. Di kamar mandinya pun tersedia kloset duduk.

"Kamarnya mereka memang nggak digembok. Jadi yang digembok hanya selasarnya. Lalu Mereka bebas di selasar sampai malam. Saya kan pulang kira-kira jam 23.00 WIB itu, mereka (napi) masih di selasar," kata anggota Ombudsman Nanik Rahayu saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (15/9).

Nanik mengaku tidak tahu pasti ukuran kamar sel Novanto. Namun, menurutnya, luasnya dua kali lebih besar dari sel lainnya. Nanik menyatakan kamar sel yang mirip-mirip sel Novanto adalah sel milik napi korupsi yang juga mantan Kakorlantas Polri, Djoko Susilo.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenkumham Aidir Amin Daud, mengatakan, ukuran sel yang besar dan kecil disebut sebagai peninggalan sejarah. Dia tak bisa merubah bentuk bangunan karena Lapas Sukamiskin salah satu warisan sejarah.

"Ada 52 ruangan seperti itu. Sekitar 50-anlah yang seperti ruangan Setnov (Setya Novanto)," ucap Yasonna di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/9).


Simak Juga 'Terkuak! Alasan Novanto Dapatkan Kamar Mewah di Lapas':

[Gambas:Video 20detik]


(bag/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com