detikNews
Senin 17 Desember 2018, 04:17 WIB

Gandeng Swasta Lanjutkan Pencarian CVR PK-LQP, Lion Air Sindir KNKT

Tsarina Maharani - detikNews
Gandeng Swasta Lanjutkan Pencarian CVR PK-LQP, Lion Air Sindir KNKT Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Lion Air menggandeng pihak swasta untuk mencari bagian dari kotak hitam atau blackbox pesawat PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Ada dana Rp 38 miliar yang disiapkan Lion Air untuk pencarian tersebut.

"Dalam proses pencarian kembali, Lion Air menunjuk perusahaan swasta profesional asal negara Belanda dengan menggunakan kapal laut MPV Everest," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulis, Senin (17/12/2018).


Upaya pencarian ini, disebut Danang sebagai bentuk komitmen Lion Air terhadap keluarga korban. Selain itu, black box jenis Cockpit Voice Recorder (CVR) milik PK-LQP juga hingga kini belum ditemukan.

"Dalam hal ini, apabila ditemukan maka akan diambil dan diserahkan kepada Badan SAR Nasional (Basarnas) guna tindakan selanjutnya sesuai prosedur. Proses pencarian juga dilakukan terhadap kotak hitam yaitu alat perekam suara di ruang kemudi pilot (CVR)," tutur Danang.

Rencananya, proses pencarian akan dilakukan selama sepuluh hari berturut-turut. Danang mengatakan tim profesional yang digandeng Lion Air itu akan tiba pada Rabu (19/12) di Karawangg.

"Proses pencarian akan difokuskan berdasarkan pemetaan terakhir area koordinat jatuhnya penerbangan JT-610 dengan waktu operasional 10 hari berturut-turut, pada Desember 2018," ujar Danang.


Danang kemudian menyinggung peran Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dalam melakukan investigasi terhadap Lion Air PK-LQP. Ia menyebut tugas pencarian CVR merupakan tanggung jawab KNKT.

"Pencarian kembali ini juga merupakan kesungguhan Lion Air untuk mencari bagian kotak hitam yaitu CVR yang menurut UU adalah tugas dan tanggung jawab dari KNKT seperti yang tertulis didalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2012 tentang Komite Nasional Keselamatan Transportasi Bab VI Pasal 48 yang menjelaskan bahwa 'segala biaya yang diperlukan bagi pelaksanaan tugas KNKT dan tugas Sekretariat KNKT dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara cq. anggaran Kementerian Perhubungan'," tutupnya.



Tonton juga video 'Jika Boeing Digugat, Asuransi Korban Lion Air Tak Bakal Cair?':

[Gambas:Video 20detik]

Gandeng Swasta Lanjutkan Pencarian CVR PK-LQP, Lion Air Sindir KNKT

(tsa/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com