DetikNews
Jumat 14 Desember 2018, 15:42 WIB

Polisi Selidiki Warga Jadi Korban Terkait Perusakan Polsek Ciracas

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Polisi Selidiki Warga Jadi Korban Terkait Perusakan Polsek Ciracas Polda Metro Jaya dan Pangdam Jaya mengungkap kasus pengeroyokan anggota TNI di Ciracas, Jaktim. (Agung Pambudhy/detikcom)
FOKUS BERITA: Polsek Ciracas Dirusak
Jakarta - Polisi menerima informasi ada warga yang menjadi korban saat terjadi penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur. Polisi masih menyelidiki informasi tersebut.

"Data-data itu kita lagi melakukan penyelidikan. Memang sudah ada beberapa yang memberikan informasi dan itu kita akan selalu bekerja sama untuk melakukan penyelidikan yang intensif sehingga arah penyelidikan ini bisa kita simpulkan," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Roycke H Langie di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (14/12/2018).


Roycke mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Kodam Jaya dalam mengusut kasus perusakan Mapolsek Ciracas. Namun, sambung dia, polisi saat ini masih fokus pada penanganan kasus pengeroyokan anggota TNI di Ciracas.

"Untuk sementara, kita masih penyelidikan. Kita masih berfokus pada kasus penganiayaan yang sekarang ini. Bersabarlah. Kasus ini akan bersama-sama dengan Kodam dan kita serahkan penuh ke polisi untuk melakukan penyelidikan yang intensif," ujar dia.


Dalam kesempatan yang sama, Kapendam Jaya Kolonel Kristomei Sianturi mengatakan pihaknya akan membantu polisi mengungkap kasus perusakan Mapolsek Ciracas. Kristomei juga tak mau terburu-buru menyimpulkan langsung ada keterlibatan anggota TNI dalam kasus perusakan tersebut.

"Makanya saat ini kan kita sedang berkonsentrasi untuk mengungkap apakah kasus penyerangan Mapolsek Ciracas ini ada kaitannya dengan kasus pemukulan anggota TNI, ini kan dua permasalahan yang berbeda, jadi kita nggak bisa menduga-duga ini terkait jadi saat ini kita fokus dulu mencari pelakunya, kemudian kita dalami apakah memang termotivasi atas ketidakpuasan dalam pengeroyokan anggota TNI tadi," ujarnya.


Sebelumnya, ratusan orang mendatangi Mapolsek Ciracas pada Selasa (11/12) malam. Mereka datang karena merasa tidak puas atas penanganan kasus pengeroyokan anggota TNI pada hari sebelumnya.

Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widar dan Kapolres Jaktim Kombes Tony Surya sempat memberikan penjelasan kepada massa. Namun massa tetap tidak puas dan merusak sejumlah barang yang ada di Mapolsek Ciracas.


Selain barang-barang yang rusak dan hangus, sejumlah polisi menjadi korban insiden perusakan Mapolsek Ciracas. Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widar sempat harus dirawat di rumah sakit karena terluka. Namun Agus sudah kembali bertugas di kantornya yang juga sudah mulai memberi pelayanan kepada masyarakat, seperti pemberian izin pembuatan SKCK, izin keramaian, pengawalan, patroli ke masyarakat, dan monitor banjir.

Polisi sendiri telah menangkap 5 tersangka pengeroyokan anggota TNI di Ciracas itu. Kelima tersangka yang ditangkap adalah Depi, Agus Pryantara, Herianto Panjatian, Iwan Hutapea, dan Suci Ramdani.
(knv/jbr)
FOKUS BERITA: Polsek Ciracas Dirusak
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed