DetikNews
Selasa 11 Desember 2018, 15:57 WIB

Polisi Periksa Staf Satpel Dukcapil soal Tercecernya e-KTP di Jaktim

Ibnu Hariyanto - detikNews
Polisi Periksa Staf Satpel Dukcapil soal Tercecernya e-KTP di Jaktim Foto: (Dok. Ketua RW 11 Pondok Kopi)
Jakarta - Polisi menyebut terjadi kesalahan prosedur atas temuan e-KTP yang tercecer di Duren Sawit, Jakarta Timur. Polisi masih menangani temuan ini dengan memeriksa saksi.

"Ini pure kesalahan prosedur dalam penghancuran e-KTP yang sudah tidak berlaku lagi," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Tony Surya Putra di kantornya, Jl Matraman Raya, Jakarta Timur, Selasa (11/12/2018).

Menurutnya, bila e-KTP sudah tidak berlaku, seharusnya e-KTP tersebut dihancurkan bukan dibuang. Karena itu, polisi masih mencari pembuang e-KTP di Duren Sawit.





"Tim dari Polda dan Polres Jaktim sedang melakukan penyelidikan mendalam siapa yang membuang e-KTP dalam karung ukuran 20 kg. Apa motifnya? Motif ini akan terungkap setelah pelaku tertangkap," sambung Tony.

"Bisa oknum Satpel Dukcapil, bisa saja ulah orang iseng. Lihat KTP sudah nggak berlaku dan rusak, dia lihat, ambil, dan buat begitu saja,: tuturnya.

Karena itu, polisi sedang memeriksa intensif petugas satuan pelaksana Dukcapil kelurahan Pondok Kelapa terkait kasus tersebut.





"Ini sedang dilakukan pemeriksaan dan pendalaman staf Satpel Dukcapil dari kelurahan. Tapi sejauh ini masih terus kami lakukan pendalaman," ujar Tony.

2.005 e-KTP ditemukan di area pesawahan Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit pada Sabtu (8/12). Polisi menyatakan dari 2.005 e-KTP, sebanyak 63 di antaranya rusak. Sedangkan 1.942 lainnya habis masa berlaku pada 2016, 2017 dan 2018.


Saksikan juga video 'Polri dan Ditjen Dukcapil Usut Temuan Sekarung e-KTP':

[Gambas:Video 20detik]


(ibh/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed