Tim Ekonomi Kabinet SBY Bak Sepeda Kumbang
Kamis, 01 Sep 2005 16:26 WIB
Bandung - BEM Bandung Raya mendesak Presiden SBY segera melakukan evaluasi dan reshuffle tim ekonominya. Tim ekonomi kabinet SBY dinilai lamban dalam mengatasi keterpurukan ekonomi saat ini. Bak sepeda kumbang. Aksi BEM Bandung Raya yang digelar di depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro, Bandung, Kamis (1/9/2005) itu juga membawa sebuah sepeda kumbang tua. Sepeda kumbang ini diibaratkan sebagai simbol lemahnya tim ekonomi pemerintahan SBY. Aksi ini diikuti puluhan massa yang tergabung dari beberapa kampus di Bandung seperti BEM Unpad dan KM ITB Bandung."Pemerintahan SBY tidak jauh berbeda dengan pemerintahan masa lalu. Kita tidak melihat langkah yang jelas dalam mengatasi perekonomian saat ini. Kita juga kecewa setelah mendengar pidato dari SBY," ungkap Koordinator aksi, Muhammad Syaiful di depan Gedung Sate. Selain membawa sepeda kumbang tua, mereka juga membawa puluhan poster yang bertuliskan 'Ganti Tim Ekonomi Segera', 'Tidak Ada Krismon Jilid II', dan 'Gagal Total Pemerintahan SBY'."Kebijakan pemerintah sama sekali tidak berpihak pada kepentingan rakyat. Lagi-lagi harga BBM dinaikkan. Pemerintah jangan terus menyalahkan keterpurukan saat ini atas harga minyak dunia yang terus menggelembung. Kita benar-benar kecewa," ungkapnya.Saat ini, menurut dia, BEM Bandung Raya tengah melakukan konsolidasi dan mengadakan pertemuan dengan BEM se-Indonesia untuk menyikapi kebijakan pemerintahan SBY. Pertemuan tersebut akan digelar dua pekan mendatang. "Kita tidak akan biarkan kondisi ini berlangsung lama. Jangan bohongi rakyat terus hingga membuat terpuruk terus. Kita akan aksi lebih besar. Tunggu saja," ungkapnya.
(asy/)











































