detikNews
Minggu 09 Desember 2018, 18:07 WIB

TNI Bantah Serang KKSB Papua Pakai Bom Saat Evakuasi Korban

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
TNI Bantah Serang KKSB Papua Pakai Bom Saat Evakuasi Korban Tim yang melakukan evakuasi korban penembakan KKB di Papua. (Wilpret Siagian/detikcom)
Jakarta - TNI membantah tudingan menggunakan serangan bom saat melakukan evakuasi korban pembantaian kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) Papua. TNI hanya menggunakan senjata biasa saat terjadi baku tembak dengan KKSB.

"Menanggapi pemberitaan oleh beberapa media yang katanya berdasarkan laporan dari kepala kampung di Yigi mengatakan bahwa dalam proses evakuasi, pasukan TNI melakukan serangan udara dan serangan bom dan mengakibatkan sejumlah warga sipil tewas menjadi korban, kami perlu tegaskan di sini bahwa TNI tidak pernah menggunakan serangan bom," kata Kolonel Inf Muhammad Aidi dalam keterangannya kepada detikcom, Minggu (9/12/2018).

"TNI hanya menggunakan senjata standar pasukan infanteri, yaitu senapan perorangan yang dibawa oleh masing-masing prajurit. Media dan warga juga bisa melihat bahwa alutsista yang digunakan TNI hanya heli angkut jenis Bell dan MI-17. Tidak ada heli serang, apalagi pesawat tempur atau pesawat pengebom," tegas Kolonel Aidi.


Aidi menyebut baku tembak dengan KKSB bukan dimulai TNI. TNI, katanya, mendapat serangan saat proses evakuasi.

"Selain itu TNI hingga saat ini belum pernah melakukan serangan. Sebaliknya, pada saat melaksanakan upaya evakuasi justru merekalah, KKSB, yang menyerang tim evakuasi sehingga terjadi kontak tembak dan mengakibatkan satu orang anggota Brimob menderita luka tembak," ucap dia.


Kolonel Aidi juga memberi penerangan mengenai isu jatuhnya korban sipil hingga soal zona tempur yang dilemparkan KKSB. Menurutnya, isu tersebut merupakan upaya propaganda KKSB.

"Segala pernyataan tentang jatuhnya korban sipil, serangan bom, dan istilah zona tempur hanyalah upaya propaganda pihak KKSB untuk berusaha menggiring opini publik guna memojokkan TNI-Polri seolah-olah TNI-Polri yang telah melakukan tindakan pelanggaran HAM, sedangkan mereka yang telah membantai puluhan orang warga sipil yang tidak berdosa seakan-akan bukan suatu kesalahan dan ingin mencari pembenaran," tegas Aidi.


Tonton juga 'Moeldoko Imbau TNI-Polri Tak Terprovokasi Aksi KKB Papua':

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com