"Menurut saya tidak kok, semua dirangkul, ormas-ormas dirangkul, PP Muhammadiyah malah beliau datang kok membuka acara," ujar Ma'ruf kepada wartawan di kediamannya, Jl Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018).
Baca juga: Kontroversi Politis Reuni 212 |
Ma'ruf lantas memberikan analogi bisa saja Jokowi menggaet cawapres dari kalangan Muhammadiyah. Namun pada pilihannya, Jokowi menunjuk Ma'ruf yang berasal dari NU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya kepada NU dan Muhammadiyah, Ma'ruf menyebut Jokowi merangkul ormas lainnya. Ia menegaskan tidak ada ormas yang didiskriminasi Jokowi.
"Tapi itu pendekatannya lebih kepada personal, siapa yang harus dipilih, kalau itu ukurannya. Tapi kalau ukurannya lain, mungkin semua dirangkul semua, Muhammadiyah, Tarbiyah, Fathohul Anwar. Beliau dengan semua kelompok, tidak ada yang didiskriminasi," pungkasnya. (dkp/dkp)











































