DetikNews
Kamis 06 Desember 2018, 09:48 WIB

Tim TNI-Polri Temukan 16 Jenazah Korban KKB Papua, Segera Dievakuasi

Wilpret Siagian - detikNews
Tim TNI-Polri Temukan 16 Jenazah Korban KKB Papua, Segera Dievakuasi Proyek jembatan yang menjadi lokasi penembakan KKB di Papua (Foto: Istimewa/Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR)
Jayapura - Tim gabungan TNI-Polri yang menyisir Distrik Yigi dan Distrik Mbua di Kabupaten Nduga, Papua menemukan 16 jenazah korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya. Keenam jenazah itu segera dievakuasi ke Timika.

"Keenam belas jenazah saat ini sedang dipersiapkan (untuk) evakuasi menuju Timika menggunakan heli TNI AD," ucap Wakapendam Kodam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi kepada wartawan di Jayapura, Papua, Kamis (6/12/2018).

Namun Dax menyebut semua jenazah itu belum teridentifikasi. Saat mengevakuasi keenam belas jenazah itu, Dax menyebut tim gabungan juga menemukan 3 korban selamat.




"Belum bisa dipastikan apakah keseluruhan 16 korban (tewas) tersebut karyawan PT Istaka Karya atau pihak lain," ucap Dax.

Namun dengan ditemukannya 3 korban selamat terbaru itu, Dax menyebut total korban selamat yang ditemukan yaitu 15 orang, yang terdiri dari 7 orang karyawan Istaka Karya, 6 orang pekerja bangunan Puskesmas Mbua, dan 2 orang pekerja SMP Mbua.

Selain itu, Dax menyebut seorang anggota TNI gugur. Kemudian ada 2 orang lainnya yaitu seorang anggota TNI dan seorang dari Brimob mengalami luka dan tengah menjalani perawatan di Wamena.




Data korban tersebut masih terus diperbarui sebab ada keterangan lain dari seorang korban selamat berinisial JA. Menurutnya, awal petaka terjadi saat para pekerja PT Istaka Karya disandera dengan tangan terikat pada Sabtu, 1 Desember 2018.

Pada keesokan harinya, mereka yang disandera itu dieksekusi dengan ditembak. Sepengetahuan JA, ada 19 orang yang tewas dieksekusi. Kemudian empat orang berhasil melarikan diri termasuk dirinya. Selain itu, JA juga menyebut ada dua orang yang menyelamatkan diri tetapi terpisah dan nasibnya hingga kini belum diketahui.
(dhn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed