Anggota F-PAN: Kebijakan Ekonomi SBY Tak Ada yang Baru

Anggota F-PAN: Kebijakan Ekonomi SBY Tak Ada yang Baru

- detikNews
Kamis, 01 Sep 2005 06:06 WIB
Jakarta - Kritikan terhadap kebijakan ekonomi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali bermunculan. Kebijakan tersebut dinilai tidak ada yang baru, hanya mengulangi dan menegaskan apa yang sudah pernah disampaikan, bahkan untuk perombakan kabinet pun tidak ada komitmen."Untuk memperbaiki keadaan sekarang bukan hanya policy tetapi implementation atau penerapannya, dan penerapan itu tergantung manusianya. Sudah terbukti manusia-manusianya tidak mampu," kata anggota DPR dari Partai Amanat Nasional Alvin Lee kepada wartawan usai syukuran 60 tahun Akbar Tanjung di Hotel Sahid Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Rabu (31/8/2005) malam.Alvin mengaku sangat kecewa dengan kebijakan yang disampaikan SBY. Menurut Alvin, bila pemerintah mau sedikit kreatif, mau sedikit kerja keras, masih banyak sumber-sumber lain yang bisa digali, misalnya piutang-piutang negara itu ditarik dulu."Untuk menaikan harga BBM, memang pada suatu saat kita harus menghapus subsidi itu, tapi saatnya kapan? Yaitu pada saat penghasilan rakyat kita memang sudah mampu untuk menyerap seperti itu," kata AlvinMenurut Alvin, menteri-menteri yang ada di kabinet sekarang ini terkesan kurang kreatif dan tidak ada keinginan untuk kerja keras. "Saya melihat SBY ini ditinggal sendirian oleh menteri-menterinya."Alvin memandang bila resufle bukan prioritas itu berarti tidak menunjukan kualitas leadership yang baik bagi seorang presiden. Sebab suatu pemerintahan tidak bisa one man show. Sehebat-hebatnya seorang presiden, ujar Alvin, kalau menteri-menterinya menyampaikan statement yang negatif maka itu akan menganulir semua kerja keras seorang presiden. "Bukan sangat mendesak lagi, sebetulnya sudah harus dari kemarin-kemarin reshuffle itu dilakukan." (gtp/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini