Asetnya Dialihkan ke BUMN, Panglima TNI Minta Kompensasi

Asetnya Dialihkan ke BUMN, Panglima TNI Minta Kompensasi

- detikNews
Rabu, 31 Agu 2005 14:35 WIB
Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) merelakan asetnya yang berupa perusahaan dan yayasan diserahkan ke BUMN, asalkan diberikan kompensasi. Alasannya, kompensasi itu diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit.Sejauh ini pemerintah dan TNI masih terus mematangkan rencana pengalihan aset tersebut."Rencananya sampai Oktober keputusannya sudah di meja saya. Perusahaan mana saja yang akan dipertahankan dan mana yang tidak. Jadi sekarang belum tahu, kita lihat saja," kata Panglima TNI Endriartono Sutarto saat raker dengan Komisi I DPR RI di gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (31/8/2005).Tarto juga menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan pengalihan aset TNI tersebut asalkan pemerintah memberikan kompensasi demi kesejahteraan prajuritnya. "Bagaimana mau perang kalau yang dipikirkan cuma kelaparan dan tidak bisa sekolah," ujarnya.Pada prinsipnya, kata Panglima TNI, pihaknya tidak dilibatkan dalam mencari dana untuk kebutuhan TNI. Namun untuk menyejahterakan prajurit hal itu menjadi kewajiban dari pemerintah."Tinggal sejauh mana pemerintah mempunyai kemampuan untuk membiayai kita. Tergantung pemerintah juga kompensasinya seperti apa," tukasnya.Sebelumnya disebut-sebut sekitar 10 perusahaan dan yayasan milik TNI akan diserahkan kepada BUMN. Pengalihan ini dilakukan karena TNI dilarang berbisnis menurut UU TNI. (san/)


Berita Terkait