DetikNews
Senin 03 Desember 2018, 14:20 WIB

Jokowi Minta Mensos Segera Bikin Pabrik untuk Penyandang Disabilitas

Ray Jordan - detikNews
Jokowi Minta Mensos Segera Bikin Pabrik untuk Penyandang Disabilitas Jokowi bersama Menteri Sosial dan anak penyandang disabilitas. (Dok. Biro Pers Setpres)
Bekasi - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan akan segera membangun pabrik yang khusus mempekerjakan penyandang disabilitas. Dia sudah meminta menteri di Kabinet Kerja segera merealisasi hal tersebut.

Hal itu disampaikan Jokowi saat mengisi acara peringatan Hari Disabilitas Internasional 2018 di Lapangan Parkir Summarecon, Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/12/2018). Dalam kesempatan itu, Jokowi teringat akan sebuah usul untuknya empat tahun silam.

"Empat tahun yang lalu saya mendapatkan usul untuk membangun sebuah pabrik untuk penyandang disabilitas," kata Jokowi.


Namun Jokowi mengatakan masih menunggu soal realisasi usul tersebut. Sebab, untuk merealisasi usul itu masih terbentur ketersediaan lahan.

"Saya tunggu-tunggu katanya mau dicarikan tanahnya, saya tunggu tanahnya sampai sekarang tanahnya belum ada. Oleh sebab itu, hari ini saya perintahkan Menteri Sosial (Mensos) untuk menyelesaikan ini. Sudah Pak Menteri Sosial," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, jika pihak yang memberinya usul bisa lebih cepat mencarikan lahannya, pabrik itu bisa segera dibangun.

"Kalau yang kemarin yang menyampaikan ke saya lebih cepat, ya nggak apa-apa ke sana. Kalau nggak lebih cepat, baru Pak Menteri Sosial," katanya.


Jokowi mengatakan nantinya pabrik tersebut bisa bergerak di bidang garmen, elektronik, atau lainnya. Tujuannya adalah memberikan wadah bagi penyandang disabilitas untuk bisa terus bekerja dan berkarya.

"Saya kira memang kita perlukan itu melihat prestasi-prestasi yang ada seperti yang tadi saya sampaikan ini sangat luar biasa dan harus ada wadah yang memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk berprestasi, untuk berkarya," kata Jokowi.

"Saya ingin yang konkret-konkret. Saya ingin yang riil-riil. Memang kita tahu undang-undang sudah ada, tapi yang lebih penting bukan undang-undang saya kira. Yang paling penting adalah bagaimana mengimplementasikan melaksanakan amanah undang-undang yang ada," sambungnya.

Jokowi pun meminta untuk terus diingatkan soal hal tersebut. "Saya tolong dikejar-kejar, diingatkan sehingga saya bisa mengejar juga ke menteri, menteri bisa mengejar dirjen agar ini bisa direalisasi," pungkas Jokowi.


Simak Juga 'Ma'ruf Amin Terharu Diberi Lukisan Karya Penyandang Disabilitas':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed